Sabtu, 22 Oktober 2011

Ribuan Ruang Kelas SD di Kab.Indramayu Rusak Berat

Dana Rehab Belum Bisa Diserap

Rabu, 19/10/2011 - 15:59


ARIF KRISTANTO/"PRLM"
PARA murid belajar di dalam ruang kelas yang rusak di SDN Larangan II, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.*

INDRAMAYU, (PRLM).-Ribuan ruang kelas sekolah dasar (SD) di Kabupaten Indramayu berada dalam kondisi rusak berat dan rawan ambruk. Akan tetapi, anggaran rehabilitasi dari dana alokasi khusus (DAK) 2011 ternyata tak bisa digunakan untuk rehabilitasi tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Suhaeli, mengungkapkan, pihaknya belum bisa memperbaiki bangunan sekolah yang rusak. Pasalnya, dana rehabilitasi yang berasal dari DAK 2011 tidak bisa digunakan tahun ini.
"Ada alokasi untuk itu. Tapi, uangnya belum masuk kas daerah," kata Suhaeli, Rabu (19/10)

Dijelaskannya, anggaran DAK 2011 memang diperuntukkan untuk rehabilitasi ruang kelas rusak dan pembangunan ruang kelas baru. Akan tetapi, dana tersebut belum masuk kas daerah sehingga kemungkinan besar baru bisa diserap dan digunakan unutk rehabilitasi kelas pada 2012 nanti.

Suhaeli mengatakan, besarnya anggaran DAK 2011 untuk Kabupaten Indramayu mencapai Rp 55 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk SD dan SMP. Dengan dana tersebut, diharapkan nantinya ribuan kelas rusak bisa diperbaiki.

Berdasarkan data di Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, jumlah SD di Kabupaten Indramayu mencapai 880 unit. Dari jumlah tersebut, ruang kelas yang rusak parah sebanyak 1.300 unit yang tersebar di 350 SD. (A-168/kur)***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar