Jumat, 13 April 2012

Angklung untuk 1000 Sekolah di Jabar




RETNO HY/"PRLM"
TIM Fasilitasi CSR Jabar diwakili Imam menyerahkan angklung kepada perwakilan sekolah yang menerima Program Angklung Untuk 1000 Sekolah di Jawa Barat bertempat di Saung Angklung Udjo.* 


BANDUNG, (PRLM).- Program Angklung Untuk 1000 Sekolah di Jawa Barat diresmikan Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat dan Saung Angklung Udjo dalam rangka memasyarakatkan alat dan kesenian angklung di sekolah-sekolah. Bila terselenggara dengan baik sedikitnya ada 36 ribu anak dapat mengenal seni angklung sekaligus memainkannya.

“Kegiatan ini bukan hanya sekedar melestarikan dan memelihara seni budaya dikalangan anak-anak. Tetapi lebih dari itu, Program Angklung Untuk 1000 Sekolah merupakan upaya mewariskan kekayaan seni budaya kepada anak cucu kita,” ujar Bagus, mewakili Tim Fasilitasi CSR Jawa Barat, pada peluncuran Program Angklung Untuk 1000 Sekolah, bertempat di Saung Angklung Udjo, Jalan Padasuka Bandung, Kamis (12/4).
Diungkapkan Bagus, program yang dilaksanakan pada tahun 2012 tersebut semula mendapat tantangan karena sejumlah perusahaan kurang memberikan respon. Namun setelah diluncurkan program “Gelorakan Sanyang Angklung” secara perlahan beberapa perusahaan di Jabar mulai memberikan dukungan.

Salah satu dukungan yang diberikan adalah penyelenggaraan sejumlah pegelaran musik dan seni angklung. “Bahkan saat ini Bank BJB sudah siap untuk memberikan seperangkat angklung untuk 20 sekolah di Jabar, mudah-mudahan perusahaan lain mengikuti,” harap Bagus.

Sementara Husein dari Balai Bahasa dan Seni Daerah Dinas Pendidikan Jawa Barat, mengatakan Program Angklung Untuk 1000 Sekolah merupakan program postif dan harus didukung seluruh kalangan. “Bilamana program ini diselenggarakan dengan baik maka sedikitnya dada 36 ribu akan akan mengenal alat musik angklung dan juga memainkannya,” ujar Husein.

Namun menurut Husein, program tersebut akan terlaksana dengan baik bila diikuti dengan bimbingan dan pelatihan. Karena berdasarkan hasil pendataan pihaknya, hanya 30 persen guru yang menaruh minat mengenalkan dan mengajarkan musik angklung ke anak-anak.

Untuk terselenggaranya Program Angklung Untuk 1000 Sekolah, Saung Angklung Udjo sudah memulai program dalam beberapa pekan terakhir dengan memberikan pelatihan. “Kita akan memantau langsung dan juga memberikan pelatihan, mudah-mudahan akan akan terselenggara dengan baik sesuai harapan,” ujar Sam Udjo.

Acara yang diharapkan dihadiri sejumlah pimpinan perusahaan dan sekolah di Jawa Barat tersebut, dihadiri perwakilan dari Dinas Pendidikan Jabar, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, perwakilan CSR Bank BJB dan Tim Fasilitasi CSR Jabar. (A-87/A-26).***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar