Rabu, 01 Desember 2010

Bahasa Indonesia Mundur di Australia

Selasa, 30 November 2010 | 09:31 WIB


post-gazette.com
ilustrasi


SINGKAWANG, KOMPAS.com — Pakar bahasa Indonesia dari Australia Nation University (ANU), George Quinn, mengungkapkan, Bahasa Indonesia yang sudah 57 tahun diajarkan di beberapa kampus di Negeri Kangguru itu mengalami kemunduran.

"Namun, selama 10 tahun terakhir ini bahasa Indonesia di Australia terjadi kemunduran," jelas dia pada acara seminar sehari yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Singkawang, Senin.

Seminar bertempat di Gedung DPRD Kota Singkawang dengan tema  "Citra Indonesia dalam Media Massa di Australia dan Dampaknya terhadap Pelajaran Bahasa Indonesia".

Akibat penurunan itu, kata dia, banyak kampus yang menutup pelajaran Bahasa Indonesia.

Dijelaskan Quinn, ada empat faktor yang menjadi indikasi mengapa bahasa Indonesia di Australia mengalami kemunduran.

Yang pertama, "merajarelanya" pelajaran Bahasa Inggris. Kedua, faktor ekonomi, seperti terjadinya krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1997, aksi milisi Timor-Timur, serangan 11 September 2001, serta adanya kebijakan Pemerintah Australia yang dianggapnya kurang tepat, yaitu dengan menerapkan travel warning.

Faktor yang ketiga adalah munculnya budaya populer. Adapun faktor keempat adalah adanya sikap media massa Australia terhadap negara Indonesia.

Menurut lelaki yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini, dirinya datang ke Indonesia memang bertujuan ke Singkawang. "Jarak antara Indonesia dan Australia sangat dekat. Namun, kalau dilihat dari budaya memang jaraknya sangat jauh," katanya.

Ia mengatakan, banyak yang berubah pada dirinya sejak belajar bahasa dan budaya Indonesia.  "Ini adalah suatu anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada saya," katanya.

Salah satu peserta seminar,  Sekretaris Kesbangpolinmas Kota Singkawang  Elmin, menilai, acara tersebut sangat positif. "Sehingga dari aspek hubungan bilateral telah membuka lembaran baru bagi Pemkot Singkawang," katanya.

Selanjutnya, kata dia, dapat dilanjutkan berupa nota kesepahaman dalam segala hal, terutama sektor budaya dan pendidikan.
ANT
Sumber :
Penulis: Jodhi Yudono   |   Editor: Jodhi Yudono

Larangan Mengemudi bagi Wanita Dipertanyakan Ulama Senior Saudi

Rabu, 01 Desember 2010, 14:48 WIB


 Perempuan Saudi berdemo menuntut izin mengemudi


REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH--Seorang ulama ternama Arab Saudi menentang larangan perempuan mengemudi pada hari Selasa, dan mengatakan perempuan harus diperbolehkan lebih banyak berpartisipasi secara sosial. Di negara itu, mengemudi hanya diperkenankan bagi kaum pria.

'Ulama telah mempelajari masalah ini dan tidak ada satu ayatpun dari Alquran yang akan melarang wanita mengemudi ,"kata Ahmad al-Ghamdi di Makkah.

"Saya tidak menganggap hal itu (mengemudi) adalah sesuatu yang harus dilarang," katanya kepada wartawan di sela-sela acara pemberdayaan perempuan di Jeddah.

Di Arab Saudi, kaum wanita tak diperbolehkan melakukan perjalanan seorang diri. Ia harus menunjukkan izin dari wali mereka - ayah, saudara atau suami - dalam rangka perjalanan atau, kadang-kadang, bekerja.  

Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: Reuters

Wah, 3.059 Dokumen Tentang Indonesia Juga Dibocorkan WikiLeaks

Rabu, 01 Desember 2010, 08:51 WIB


 Wikileaks

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Laman 'peniup-peluit' WikiLeaks yang membocorkan ratusan ribu dokumen rahasia pemerintah Amerika Serikat (AS) tentang banyak negara di dunia, ternyata juga menghimpun ribuan dokumen penting AS tentang Indonesia.

Mengutip static.guim.co.uk, Rabu (1/12) yang bersumber dari WikiLeaks, ada 3.059 dokumen yang disusun Kedutaan Besar AS di Jakarta, yang tentu saja berbicara tentang Indonesia.

Laman ini tidak menyebutkan secara persis isi dan klasifikasi dokumen mengenai Indonesia itu, namun daftar itu termasuk sebuah laporan resmi untuk Kongres AS mengenai Indonesia.

Laporan bertajuk "Congressional Research Service; Report RS21874" yang disusun Bruce Vaughn, analis soal Asia Tenggara dan Asia Selatan dari Divisi Hubungan Luar Negeri, Pertahanan dan Perdagangan ini, mengupas singkat hasil Pemilu 2004 di Indonesia.

Tidak ada yang istimewa dan mengejutkan dari laporan itu, karena memang klasifikasinya dokumen resmi biasa. Lain halnya dengan dokumen yang berkaitan dengan Prancis, Spanyol, Turki, Kuwait, Yordania, Irak, dan Jepang.

Di Prancis, menurut laman itu, ada 1.582 dokumen sangat rahasia yang dibocorkan WikiLeaks termasuk mengenai Presiden Nicolas Sarkozy, 256 dokumen rahasia, dan 1.937 dokumen resmi biasa.

Untuk Spanyol, WikiLeaks membocorkan 898 dokumen sangat rahasia, 103 dokumen rahasia, dan 2.619 dokumen biasa. Dokumen sangat rahasia mengenai pandangan, data dan informasi soal Turki menjadi yang terbanyak kedua dibocorkan, setelah Irak.

Mengenai Turki ini, WikiLeaks membocorkan 3.298 dokumen sangat rahasia termasuk mengenai PM Recep Tayyip Erdogan, 577 dokumen rahasia, dan 4.043 dokumen resmi biasa.

Di Irak, dokumen amat rahasia yang dibocorkan sebanyak 4.127, sedangkan yang berkategori rahasia berjumlah 1.158, dan 1.392 untuk dokumen biasa. Dokumen yang dibocorkan rata-rata bertahun 2004, namun ada juga yang dimulai sejak 2002, seperti mengenai Yordania dan Kuwait.

Red: Endro Yuwanto
Sumber: antara

Gorong-gorong di Jln Kertasari Ciamis Ambles




NURHANDOKO/"PRLM"
Sejumlah murid SDN 2 Kertasari melihat lubang besar yang berada di badan Jalan Kertasari. Gorong-gorong yang melintas di Jalan Kertasari di Kecamatan/Kabupaten Ciamis ambles dengan diameter sekitar dua meter dengan kedalaman sekitar tiga meter akibat tergerus aliran air, pada Senin (29/11) dinihari.* 
 
 
CIAMIS, (PRLM).- Kejadian gorong-gorong di tengah ambles tidak hanya terjadi di Jalan Pajajaran Kota Bandung. Peristiwa serupa terjadi di Jalan Kertasari, tepatnya di Lingkungan Cilembu RT 01/RW 11, Kelurahan Kertasari, Kecamatan/Kabupaten Ciamis. Sebuah lubang menganga dengan diameter dua meter dan kedalaman tiga meter tampak berada di badan jalan.

Amblesnya gorong-gorong diketahui pada hari Senin (29/11) dinihari. Untuk menghindari kendaraan terperosok ke dalam lubang yang pada bagian dasarnya mengalir air cukup deras, warga memasang tanda berupa potongan danan serta membuat tanggul batu di sekitar lubang.

Pantauan ''PRLM'' di lokasi kejadian, Selasa (30/11), pada bagian tepi lubang telah dipasang benteng plastik warna oranye dengan tulisan Dinas Perhubungan. Selain itu juga dipasang pelepah pohon kelapa yang sudah kering, serta timbunan batu mengitari lubang. Lokasi amblesnya gorong-gorong yang tidak jauh dari SMP 7 dan SDN 3 Kertasari menyebabkan tidak sedikit siswa yang menyempatkan diri untuk melongok keadaan lubang. Tindakan tersebut sebenarnya cukup berbahaya karena pada bagian sisi yang berlubang juga sudah sangat rapuh, sementara pada bagian bawah pengikisan tanah akibat tergerus air juga semakin memperlemah bagian tepi lubang.

Ruas jalan Kertasari yang menghubungkan Kelurahan Cigembor, serta beberapa desaa di Kecamatan Cijeungjing, termasuk jalan alternatif yang cukup padat oleh kendaraan. Akibat adanya ukuran lubang cukup besar, menyebabkan hanya sebagain badan jalan yang bisa dilalui kendaraan. Bahkan pengguna jalan juga harus bergantian apabila melintas di tempat tersebut.

''Waktu berangkat sekolah, saya kaget sudah ada lubang besar di jalan. Ini bukan sungai tetapi gorong-gorong besar.Amblesnya kemarin,'' ungkap Alfian siswa SDN 3 Kertasari. Hal tersebut juga dibenarkan beberapa teman lainnya yang saat itu melintas di dekat amblesnya gorong-gorong.

Menurut Ketua Lingkungan Cilembu Nana Sujana sebelum ambles hingga membentuk lubang mirip sumur besar, sudah ada tanda retakan. Akan tetapi tidak menyangka amlesnya bakal secepat itu. Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, sekitar empat puluh warga sekitar melakukan gotong-royong memasang tanda pengaman sekadarnya.

Dia mengatakan bahwa jalur tersebut merupakan akses alternatif utama. Selain menjadi jalur angkutan kota, juga merupakan jalur untuk distribusi hasil pertanian, peternakan maupun perdagangan lainnya, juga banyak dlintasi pelajar. Lokasi amblesnya gorong-gorong berada di depan rumah H Samsudin. ''Ruas jalan tersebut merupakan jalur yang cukup ramai kendaraan. Sebenarnya kami juga sudah beberapa kali memperbaiki jalan yang rusak di dekat gorong-gorong yang ambles, tetapi hanya bertahan sebentar, kemudian kembali rusak,'' ungkapnya.

Terpisah Camat Ciamis Lily Romli mengatakan amblesnya gorong-gorong tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Dinas Bina Marga Ciamis. Hanya saja berdasarkan informasi yang diterima dari dinas tersebut, dengan alasan tidak ada anggaran, maka perbaikkan paling cepat dilakukan pada tahun 2011.

''Harapan saya dapat secepatnya diperbaiki, karena ruas jalan tersebut sangat penting, tidak hanya bagi anak sekolah tetapi juga merupakan jalur ekonomi masyarakat,Kami akan terus berupaya agar perbaikkannya dapat dilakukan secepatnya,'' tuturnya.

Dia mengimnbau agar masyarakat yang melintas lokasi amblesnya jalan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Hal itu disebabkan karena lokasi lubang berada pada lokasi yang menurun dan dekat dengan simpang tiga . ''Lokasinya cukup rawan, karena dekat pertigaan dan menurun. Saya juga segera merapat ke Bina Marga agar perbaikan gorong-gorong menjadi prioritas pertama,'' ungkap Lily.(A-101/A-120)***

Selasa, 30 November 2010

Pembocor Dokumen Rahasia AS Bakal Jadi Pelarian? Ekuador Siap Tampung

Selasa, 30 November 2010, 15:00 WIB


 AP
 Julian Assange


REPUBLIKA.CO.ID, QUITO--Jika pendiri WikiLeaks, Julian Assange, yang kini jadi "musuh" baru Amerika Serikat terusir dari negaranya,  Ekuador siap memberi rumah baginya. Wakil Menteri Luar Negeri Ekuador,  Kintto Lucas, mengatakan bangsanya dengan senang hati untuk menyediakannya.

Pria kelahiran Australia 39 tahun lalu ini telah membuat marah dan malu Washington dengan rilis ratusan ribu file diplomatik yang sensitif. Selama ini ia tinggal di Swedia dengan visa kerja.

Tapi setelah rilis oleh WikiLeaks yang dimulai pada akhir Juli tentang dokumen sensitif dari perang Irak dan Afghanistan, rekayasa hukum dilakukan atasnya. Misalnya, peengadilan Swedia memerintahkan dia ditahan untuk diperiksa dengan tuduhan kekerasan seksual, hal yang dibantahnya.

Assange, yang menjaga rahasia keberadaannya dengan selalu berpindah-pindah ini, juga bisa menghadapi komplikasi hukum di negara asalnya. Jaksa Agung Australia mengatakan pada hari Senin bahwa ia sedang mempelajari pelanggaran hukum yang dilakukannya di luar negeri.

Kintto Lucas mengatakan ia memuji orang-orang seperti  Assange yang selalu menyelidiki dan memberi penerangan "di sudut-sudut gelap informasi".  Lucas mengatakan pemerintah Ekuador  sangat prihatin  dengan apa yang dialaminya.
Red: Siwi Tri Puji B
Sumber: AP

Alat Tsunami Dikembalikan


ANGGOTA Balawista Pangandaran menunjukkan salah satu perlengkapan alat deteksi dini ("early warning system") tsunami berupa pelantang suara yang dipasang di bagian atap Sekretariat Balawista, Pangandaran, beberapa waktu lalu.* NURHANDOKO WIYOSO/"PR"


CIAMIS, (PR).-
Merasa tidak diperhatikan, Bala Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran Kabupaten Ciamis berniat mengembalikan alat deteksi dini (early warning system/EWS) tsunami kepada Dewan Pertimbangan Presiden. 

Keterangan yang dikumpulkan "PR", Senin (29/11), menyebutkan, tindakan tersebut disebabkan selain terbentur tidak adanya anggaran pemeliharaan, juga karena tidak ada kejelasan kepemilikannya.

Terlebih, alat yang sangat penting untuk mendeteksi dini gelombang tsunami, sudah beberapa tahun dibiarkan rusak. Peralatan yang rusak, bukan hanya yang dipasang di kawasan cagar alam Pangandaran, melainkan juga yang ada di Sekretariat Balawista. 

"Terus terang, pada saat pemasangan, kami hanya ketempatan alat. Soal anggaran pemeliharaan tidak tersedia. Padahal, agar optimal, harus dijaga 24 jam," tutur Ketua Balawista Pangandaran Dodo Taryana.

Mereka juga mengaku, pemasangan alat tersebut menjadi beban bagi Balawista karena tidak adanya dukungan anggaran operasional pengoperasian alat yang dipasang pascatsunami 2006.

Didampingi anggota, Herry Haerudin, serta sejumlah anggota bala penjaga pantai Pangandaran, Dodo menambahkan, sejak EWS dipasang, tidak disertai dengan penyerahan mandat. Selain itu, juga tidak mendapat pelatihan pengoperasian ataupun perbaikan apabila terjadi kerusakan.

"Tanpa dibekali dengan pelatihan, kami sangat kesulitan. Kami juga tidak bisa berbuat apa-apa saat alat rusak," katanya.

Dia mengungkapkan, pada saat awal pemasangan, alat tersebut dijaga sehari penuh. Akan tetapi, karena tidak ada biaya operasional, akhirnya jika malam, ditinggal atau tidak ditunggu. (A-101)***

Begini Cara Sel Kanker "Gerogoti" Tubuh

 
 
Shutterstock
Ilustrasi sel kanker



PENNSYLVANIA, KOMPAS.com - Para Ilmuwan di Amerika Serikat menyusun sebuah teori baru mengenai bagaimana sel kanker dapat berkembang biak dan bertahan dalam jaringan tubuh.

Temuan ini dapat membantu para ahli kanker di dunia dalam menyusun diagnosa serta terapi baru untuk menyasar pasien-pasien berisiko tinggi.

Adalah tim peneliti dari Kimmel Cancer Center di  Universitas Thomas Jefferson Pennsylvania, yang berjasa membuat teori baru ini didasarkan pada hasil empat penelitian.

Teori ini juga dapat menjelaskan mengapa begitu banyak pasien kanker merasa tubuh mereka seperti  'digerogoti' secara perlahan. Padahal. ini sebelumnya tidak pernah dapat dimengerti oleh para ahli.

Empat teori baru ini menyodorkan bukti bahwa pertumbuhan sel tumor dan proses metastasis sebenarnya "dipicu" secara langsung atau didukung oleh sel-sel normal. Sel-sel normal dinamakan fibroblasts yang membuat sel kanker bertahan, dan mereka menghasilkan  stroma (jaringan penghubung) yang membungkus sel tumor.

Ketika sel kanker berkembang, jumlah sel stromal ini meningkat dan mereka seperti menggerogoti dirinya untuk menyediakan nutrien daur ulang kepada sel-sel tumor. Inilah yang mengakibatkan pasien kanker kerap kehilangan bobotnya secara signifikan.

Para ahli juga juga menemukan, tanpa nutrien daur-ulang yang disediakan oleh fibroblasts, sel-sel tumor menjadi lebih rapuh dan mudah mati.

Berdasarkan temuan penting ini, para ahli menilai obat-obat kanker yang sifatnya mengganggu hubungan parasit antara sel tumor dan fibroblasts, mungkin efektif dalam terapi.

"Kami kira rahasia bagaimana cara sel kanker berkembang telah terungkap. Ini  membalikkan 85 tahun dogma melampaui riset dan terapi kanker saat ini,"  ungkap Michael P. Lisanti, M.D., Ph.D., peneliti senior dan direktur Jefferson's Department of Stem Cell Biology & Regenerative Medicine.

Mereka menyebut penemuan ini sebagai  The Reverse Warburg Effect.  Penelitian ini juga dipublikasikan dalam journal Cell Cycle edisi September.

"Ini sungguh hebat. Banyak hal yang kita tahu soal kanker berlawanan sebab studi tentang kanker kebanyakan menggunakan sel tumor yang diisolasi. Sekarang kami menempatkan sel-sel kanker kembali dalam lingkungan stromal  Kami melihat bagaimana sel kanker secara kritis tergantung pada fibroblasts demi kelangsungan hidup mereka," ungkap Dr. Lisanti.

Penulis: AC   |   Editor: Asep Candra   |   Sumber : Times of India

Satelit Dunia Islam Segera Menjadi Kenyataan

Selasa, 30 November 2010, 03:09 WIB


blogspot
Satelit



REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN--Menteri Telekomunikasi Iran Reza Taqipour mengatakan Turki, Pakistan dan sejumlah negara Arab menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan Iran dalam desain dan peluncuran satelit dunia Islam. Teheran pertama kali mengumumkan rencana peluncuran satelit bersama OKI dengan nama "Besharat" ke ruang angkasa dengan partisipasi negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada Februari 2009.

"Selain Iran, sejumlah negara Arab, Turki, Pakistan dan Malaysia akan berpartisipasi dalam pembangunan dan peluncuran satelit Besharat," kata Taqipour kepada kantor berita Mehr kemarin. Teheran mengatakan negara-negara Islam bisa menggunakan satelit ini untuk melakukan pemetaan secara akurat, sekaligus mengatasi bahaya dan penanggulangan bencana alam.

Pada bulan Oktober, Parlemen Iran meratifikasi undang-undang yang memungkinkan pemerintah meningkatkan upaya untuk merancang dan meluncurkan satelit dan operator satelit. Pada Senin lalu, anggota parlemen Iran memberikan suara yang mendukung RUU Pasal 49 mengenai Rencana pembangunan Iran tahun 2011-2015, yang akan mengizinkan pemerintah mengatur infrastruktur yang dibutuhkan untuk proyek-proyek satelit.

Iran telah bergabung dengan negara-negara yang memiliki keahlian meluncurkan satelit pada tahun 2009 lalu. Hal itu ditandai dengan peluncuran satelit buatan anak negeri, Setelit Omid yang diangkut ke ruang angkasa menggunakan roket Safir. Teheran juga berencana mengirim misi ruang angkasa berawak pertamanya ke luar angkasa pada 2019.

Red: irf
Sumber: Irib