Jumat, 15 Agustus 2008

Dadi Pakar Sedih Melihat Pramuka




Kegiatan kepramukaan rupanya menjadi hal yang tidak bisa terpisahkan bagi mantan Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) Jawa Barat, Dadi Pakar. Meskipun sudah lama nonaktif dari kesibukan melatih dan membina Pramuka, hidupnya tidak jauh dari aktivitas yang masih bersangkutan dengan badan kepanduan yang didirikan oleh Lord Baden Powell itu. Baginya, sekali mengucapkan Dasadarma Pramuka, seumur hidup ia berkewajiban menjunjung tinggi nilai-nilai Pramuka.

Setelah mengakhiri jabatannya sebagai pembina siaga di tahun 1972, Dadi lantas menyalurkan kecintaannya kepada kegiatan kepramukaan dengan cara lain, yaitu dengan menerbitkan sejumlah buku pegangan yang berisikan materi seputar Pramuka.

Awalnya ialah saat datangnya tawaran bergabung dengan Penerbit Gerakan Pramuka Kwartir Nasional pada Juni 2006. Sedikitnya delapan buku yang diterbitkan. Meskipun kontrak kerja sama telah berakhir Oktober 2007, buku-buku lainnya tetap diterbitkannya hingga kini di bawah label "AkuSukA". Di antaranya Uang Saku dari Menulis, Pesan Baden Powell, Kewajiban Kita sebagai Warga Negara, Simpul dan Ikatan, Isyarat dan Semboyan Sandi, dan Aku Pramuka Ulet, Sehat, dan Kuat.

"Cuma ini yang bisa saya lakukan untuk turut kembali memasyarakatkan kegiatan Pramuka di kalangan siswa," katanya saat ditemui beberapa waktu lalu. Dadi merasa sedih karena saat ini kegiatan kepramukaan tidak lagi populer di kalangan siswa. Siswa sekadar memakai baju seragam Pramuka pada hari-hari tertentu yang telah ditetapkan sekolah, tanpa mengerti arti penting yang terkandung di dalamnya.

Dadi meyakinkan kegiatan ini dapat mengajarkan banyak nilai positif kepada anak. Seperti kejujuran, kebenaran, kedisiplinan, kesetiaan, dan sebagainya. Apabila sejak kecil anak sudah aktif di kegiatan kepramukaan ini, hal tersebut akan terbawa hingga dewasa nanti. "Dengan demikian, generasi yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang akan menjunjung tinggi nilai-nilai positif dalam Pramuka. Oleh karena itu, kegiatan ini harus kembali dipopulerkan," katanya berharap. (Riesty)***

Kamis, 14 Agustus 2008

Tips Mengajak Anak Rajin Sikat Gigi



Bagi orangtua mengajarkan anak untuk menyikat gigi seringkali menimbulkan kesulitan. Yang perlu diingat adalah membuat ritual tersebut menjadi sesuatu yang menarik dan menyenangkan.
Ada beberapa tips dan trik agar si kecil rajin menjaga gigi tetap sehat dengan menyikat secara teratur, antara lain:

  1. Menyikat gigi bersama-sama dengan anggota keluarga yang lain menjelang tidur malam. hal ini menjadi kegiatan yang menyenangkan dan dapat memperat rasa memiliki serta dapat memberi contoh yang baik kepada anak.


  2. Sikat gigi dengan penunjuk waktu dan dilengkapi lampu kecil dapat membuat anak menyikat gigi dalam waktu yang cukup lama dan mengalihkan perhatian anak dari hal-hal lain yang menyenangkan.


  3. Beri kesempatan anak untuk membersihkan gigi orang tuanya. Hal ini dapat menumbuhkan perhatian anak kepada menyikat gigi. hendaknya orang tua bersedia untuk hal ini.


  4. Sesekali gunakan tangan kiri dan kanan secara bergantian ketika Menyikat gigi. Hal ini dapat melatih anak untuk konsentrasi dan waktu menyikat gigi berlalu seperti saat bertamasya.


  5. Gunakan cairan anti plak yang berwarna merah untuk mengecek plak pada gigi. Lumurkan Cairan ini disekitar gigi dan gusi. warna merah yang menempel pada gigi menunjukan bahwa gigi tersebut kotor. sikat gigi sampai warna merah hilang atau berkurang.


  6. Ajak anak ke dokter gigi sejak usianya dua tahun. Kunjungan rutin ke dokter gigi dapat mengurangi resiko karies pada gigi dan mencegah kerusakan gigi. untuk menyiasati ketakutan pada anak, orang tua dapat membawanya ke dokter gigi yang biasa menangani kesehatan gigi anak.


  7. Dengan penjelasan dan pemahaman yang menarik serta didampingi orang tua, kunjungan ke dokter gigi bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, ibarat kunjungan ke taman bermain. (gesundheit.de/cr1/rin)

Senin, 11 Agustus 2008

Sekolah Islam Montenegro Setelah 90 Tahun Menunggu


foto: IOL photo (www.islamonline.net)

PODGORICA — Batu pondasi sekolah itu telah dipasang pada tahun 2000, tapi donasi yang mandeg setelah peristiwa WTC- 11 September, membuat tahap konstruksi bangunan direm sementara. Kini setelah lebih dari 90 tahun menunggu, umat Muslims di Republik Montenegro bisa bernafas lega. Tak lama lagi mereka akan memiliki sekolah menengah pertama Islam untuk mengakomodasi dan mengaspirasi pendidikan Islam.

"Akhirnya kita telah menyelesaikan tahap konstruksi gedung sekolah dan siap membuka pendaftaran siswa untuk tahun ajaran 2008/2009," ujar Omer Halil Kajshaj, kepala departemen hubungan luar negeri di Islamic Sheikdome, Montenegro seperti yang dilansir dalam situs IslamOnline.net (30/7)

Gedung sekolah bertingkat empat tersebut juga memiliki 16 ruang asrama dan bakal dibuka pada tanggal 20 Agustus nanti di Kota Podgorica. Selain itu didalamnya tersedia pula fasilitas seperti perpustakaan, laboratorium komputer, sebuah gimnasium dan ruang teater.

"Pelajar dari kota-kota lain yang diluar republik dapat mendaftar pula, " kata Kajshaj seraya menambahkan jika hanya pelajar laki-laki yang akan diterima untuk tahun ajaran ini.

"Sekolah akan membuka pendaftaran untuk pelajar wanita mulai tahun depan," ujarnya

Bangunan berluas 300 meter persegi tersebut telah menelan biaya sebesar 2 juta euro dimana 1,5 juta berasa dari donasi sebuah lembaga pemerintahan Turki.Lalu, The Jeddah-Bank Pembangunan berbasis Islam dan beberapa dermawan di Kuwait dan Uni Emirat Arab menyumbang hingga 500.000 euro sisanya.

Montenegro saat ini memiliki 140.000 penduduk Muslim, yaitu 20 % dari total 650.000 populasi. Kini ada 26 masjid yang tersebar di wilayah Ulcinj, kota paling selatan di pantai Montenegro.


Kebutuhan
Sekolah Islam mulai dibutuhkan oleh kaum minoritas Muslim Montenegro sejak 90 tahun lalu, ketika tidak bisa lagi ditemukan sekolah Islam sejak saat itu.

"Selama Turki memerintah Montenegro, ada beberapa sekolah Islam meski tak banyak, tapi mereka mati perlahan seiring perkembangan jaman," ujar Kajshaj.

"Sekolah Islam terakhir ialah di utara kota Pljevlja namun telah ditutup pada tahun 1918," imbuhnya. Alhasil setelah pasca periode perang dunia II, pelajar yang hendak menempuh pendidikan Islam mesti mendaftar ke sekolah tetangga sebelah seperti, Kosovo, Bosnia, atau Macedonia.

Kajshaj mengatakan jika dua kelas--masing-masing diisi 20 siswa--dijadwalkan untuk pendaftaran bagi siswa di tahun pertama pendidikan. "Namun tuntutan pendaftaran yang meningkat, kelas untuk tingkat ketiga juga akan dibuka tahun ini," tambah Kajshaj

Dua kelas akan didedikasikan untuk pelajar Bosnia yang berbicara dengan Bahasa Bosnia--sebagai mayoritas pendaftar, sementara satu kelas lagi akan digunakan untuk etnis Albania

Umat Muslim memiliki peranan penting dalam proses kemerdekaan Montenegro, sebab mayoritas memilih untuk berpisah dari Serbia dalam referendum 2006 lalu. Sejak kemerdekaan itulah pemerintah pun merawat hubungan baik dengan mereka.

"Pemerintah mengijinkan kita mengunjungi penjara untuk mengimami tahanan Muslim melakukan Sholat Idul Fitri," kata Enis Burxheviq, Imam dari Masyarakat Islam di utara kota Bijelo Polje. "Saya pernah memimpin sholat 60 tahanan di penjara," akunya

Ia juga menyatakan jika undang-undang saat ini memperbolehkan umat Nasrani, orthodok dan juga Muslim untuk mengambil kembali aset yang disita negara pada saat pemerintahan Yugoslavia jika mereka mampu menunjukkan dokumen yang dibutuhkan.

"Dan kita akan melakukan itu," tega Enis./itz

"Fanprojekte", Sebuah Tawaran untuk "Bobotoh"

Oleh VERI NURHANSYAH TRAGISTINA

Seperti seorang kafir, kini, Persib Bandung tak diterima lemah cai sendiri. Pasalnya, beberapa waktu lalu, Kapolda Jabar dengan tegas melarang pertandingan kandang Persib di seluruh daerah di Jawa Barat. Penyebabnya, sudah mafhum diketahui yaitu peristiwa minggu kelabu saat Persib menjamu Persija. Ini menjadi tamparan kedua bagi bobotoh setelah pemasungan atribut Persib selama satu tahun.

Di satu sisi, kondisi ini mungkin akan menjadi positif dalam konteks menikam sifat rusuh bobotoh. Dengan ini, bobotoh diharapkan lebih dewasa dalam menyikapi apa pun hasil yang diperoleh Persib. Bukankah dalam pertandingan selalu ada yang kalah dan yang menang?

Namun, pada sisi lain, saya melihat keluarnya larangan bagi Persib ini sebagai cermin dari asistemik penanganan kerusuhan oleh aparat ataupun Badan Liga Indonesia (BLI). Lihat saja ragam kerusuhan suporter di negeri ini dari tahun ke tahun tak pernah menghilang. Anehnya, BLI ataupun polisi hanya menggunakan cara yang linear, sama dan seragam. Bahkan, peraturan sanksi tersebut cenderung reaktif nan subversif. "Jika kau ribut, bayarlah denda, tanggalkan atributmu, dan enyahlah kau dari sini!"

Oleh karena itu, tulisan ini mencoba mengetengahkan contoh penanganan kerusuhan suporter yang sistemik dan telah terbukti berhasil diterapkan di beberapa negara kawasan Eropa.

Relasi 

Kerusuhan suporter bukanlah fenomena yang berkelindan pada aspek lokal Indonesia. Sejak tiga dekade lalu, kerusuhan menjadi fenomena yang menjamur dalam dunia sepak bola dunia, khususnya Eropa. Berawal dari kebrutalan pada dunia sepak bola Inggris, fenomena hooliganism muncul dan kemudian berurat-akar membentuk jiwa barbarisme suporter sepak bola.

Fenomena yang kelak disebut "English diseases" ini kemudian menjalar hampir ke seluruh belahan dunia. Kelompok suporter garis keras muncul di Italia -- biasa disebut Ultras, Spanyol, Belanda, dan Jerman. Belum lagi, kebrutalan di negara-negara Amerika Latin dan Eropa Timur. Tentu saja ini juga dirasakan di Indonesia. Fenomena ini jelas kemudian mengakumulasi kegelisahan publik atas tingkah suporter sepak bola. Pada akhirnya juga menegasikan bangunan fundamental sepak bola sebagai media pemersatu dan perdamaian.

Pada konteks ini, Ramon Spaaij (2005) mengetengahkan studi pencegahan kerusuhan suporter dalam bingkai perspektif transnasional. Spaaij berkeyakinan, usaha mereduksi holiganisme harus berpijak pada aspek lokalitas geografis dan kultural di mana suporter itu berpijak. Dalam studinya ini, Spaaij menganalisis usaha penanganan kerusuhan suporter yang telah dilakukan oleh beberapa klub dan negara di Eropa daratan.

Dalam konteks kerusuhan suporter di Indonesia, saya tertarik pada analisis Spaaij mengenai Fanprojekte. Fanprojekte (Fan projects dalam bahasa Inggris) merupakan program pencegahan hooliganism yang diterapkan di Jerman, Belanda, dan beberapa negara Skandinavia. Fanprojekte sebenarnya berpijak pada gagasan bahwa pencegahan holiganisme haruslah berawal pada usaha peningkatan kesadaran suporter (sedini mungkin) pada bangunan fundamental sepak bola sebagai media perdamaian. Selain itu, fanprojekte juga berpijak pada pemahaman bahwa penguatan hubungan suporter dan klub menjadi harga mati dalam mereduksi praktik hooliganism. Pada titik ini, fanprojekte berjalan pada jalur penanganan yang "soft", sistemik, dan berkelanjutan.

Fanprojekte diterapkan di beberapa negara dalam bentuk yang bervariasi. Jerman menggunakan ini sebagai media perekat sinergitas antara klub, suporter, dan polisi. Ini kemudian membangun suatu relasi kontinuitas dalam usaha pencegahan hooliganism. Belanda mengaplikasikan ini lebih variatif. Cambuur Leuwarden contohnya. Salah satu klub Belanda ini menerapkan pencegahan hooliganism dalam beberapa level.

Pertama, kebijakan dalam penanaman kesadaran antiholiganisme melalui kampanye kepada anak-anak sekolah dasar. Anak-anak sangat berpotensi menjadi suporter klub kelak ketika beranjak remaja dan dewasa. Maka, penanaman antihooliganism akan lebih berpengaruh manakala dilakukan sedini mungkin pada mereka yang masih belia. 

Kedua, memberlakukan pelarangan pada hooligan (perusuh) untuk menonton. Ini dilakukan untuk mencegah hooligan kambuhan (residivis) berbuat onar kembali. Uniknya, Cambuur juga melakukan ini untuk membantu hooligan yang sudah masuk daftar hitam itu, untuk meningkatkan kesempatan kerja atau kariernya. Ini bisa terjadi karena Cambuur menyediakan program "buddy-mentor" yang membantu hooligan tersebut dalam hal peningkatan karier dan kesempatan kerjanya. Keuntungan lain dari mengikuti "buddy-mentor" ini adalah adanya pengurangan dan pencabutan larangan menonton yang sebelumnya diberlakukan bagi para hooligan tersebut.

Dengan fanprojekte ini, Cambuur berhasil mengatasi dan mencegah hooliganism suporternya. Bahkan, pada tahun 2002 Cambuur dianugerahi Hein Roethof Award karena berhasil menerapkan projek penanganan hooliganism secara efektif tanpa subversivitas.

Bagaimana dengan Indonesia?

Walaupun Spaaij menekankan pentingnya aspek lokalitas dalam penanganan kerusuhan suporter, saya berpandangan bahwa fanprojekte dapat diadopsi pula di Indonesia. Persib contohnya, relasi antara pengurus, bobotoh, dan polisi relatif renggang. Bahkan jarang sekali ketiga pihak ini duduk satu meja untuk urun rembuk dalam hal usaha menekan kerusuhan. Walaupun ada, sifatnya hanya spontan dan tak berkelanjutan. Akhirnya setelah kerusuhan meledak, yang terjadi adalah saling menyalahkan.

Pada titik ini, Persib seharusnya menjadi motor sekaligus pelopor dalam penerapan fanprojekte yang lebih sistemik dan berkelanjutan di Indonesia. Kita tahu bahwa bobotoh Persib sangat banyak. Pun telah banyak berdiri kelompok bobotoh yang well-organized semacam Viking. Kondisi ini akan memudahkan Persib dalam menekan kerusuhan dengan berbagai macam projek yang melibatkan klub, bobotoh, dan aparat. Hemat saya, kini tinggal dibutuhkan politicall will saja untuk menerapkan fanprojekte dalam usaha mencegah kerusuhan bobotoh di kemudian hari.

Dengan demikian, kini menjadi saat yang tepat bagi kita untuk berubah. Tanpa harus berharap kepada mereka yang reaktif nan subversif sekaligus mencari duit dari kerusuhan. Akan tetapi, kini saatnya bergerak dengan kaki sendiri. Menatap kejayaan Persib tanpa balutan luka karena rusuh dan fanprojekte menjadi sebuah tawaran bagi kita semua. *** 

Penulis, mahasiswa Universitas Indonesia Depok, "bobotoh" Persib.

Batasi Es Teh, Hindari Batu Ginjal


Minuman teh dicampur dengan es sebagai pelepas dahaga di siang hari yang terik tentunya sangat menyenangkan. Namun, bagi Anda yang cenderung mengalami pembentukan batu ginjal sebaiknya berhati-hati. Penelitian terbaru menyarankan, sebaiknya beralih dari es teh ke air putih campur lemon atau jus lemon.

Menurut para ahli, batu yang terbentuk dari kristal di dalam ginjal atau saluran air seni dari ginjal ke kandung kemih mempengaruhi sekitar 10% populasi Amerika Serikat. Pria tercatat memiliki risiko empat kali lebih besar dibandingkan wanita. Risiko pembentukan batu ginjal tesebut biasanya akan meningkat setelah usia 40 tahun.

Kandungan zat oxalate sebagai salah satu kunci pembentukan batu ginjal, terdapat didalam es teh dalam tingkat konsentrasi tinggi.

"Untuk banyak orang, es teh adalah salah satu minuman yang paling buruk. Terutama bagi orang yang memiliki risiko pembentukan batu ginjal, minuman itu sangat berisiko," ujar Instruktur department of urology di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine, John Milner.

Kegagalan untuk menjaga kecukupan cairan dalam tubuh adalah penyebab utama pembentukan gagal ginjal. Tingginya suhu udara dan tingkat kelembaban, sering menyebabkan keringat berlebih dan dehidrasi, didukung oleh tingginya konsumsi es teh, dapat meningkatkan risiko gagal ginjal saat ini.

Tea Association dari Amerika Serikat melaporkan, warganya mengonsumsi sekitar 1,91 miliar galon es teh per tahun. Hal tersebut dilatari dengan keyakinan bahwa minuman tersebut lebih sehat dibandingkan minuman lain seperti soda dan bir.

Milner mengatakan, minum air putih adalah cara terbaik untuk menjaga cairan dalam tubuh. Jika seseorang cenderung terkena batu ginjal, pilihan terbaik adalah minum air putih dengan lemon atau jus lemon.

"Lemon memiliki kandungan sitrat yang tinggi, sehingga dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Jus lemon yang tidak dicampur dengan bahan-bahan perasa lainnya, dapat membantu pembentukan batu ginjal terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi," jelas Milner.

Makanan lainnya yang memiliki tingkat oxalate tinggi yang perlu dihindari oleh orang yang memiliki kecenderungan batu ginjal antara lain, bayam, coklat dan kacang.

Selain itu, perlu juga mengurngi konsumsi garam, dan minum air putih yang cukup setiap hari. Serta, makanan dengan kandungan kalsium tinggi yang dapat menetralkan penyerapan tubuh terhadap oxalate. (healtdaynews.com/rin)

Eko Yuli Irawan Persembahkan Medali Pertama


BEIJING--Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade 2008 di Beijing, Ahad (10/8). Eko yang turun di cabang angkat besi kelas 56 kg putra mempersembahkan medali perunggu setelah mencatat total angkatan seberat 288kg.


Total angkatan 288kg yang dicatat lifter asal Lampung, kelahiran 24 Juli 1989 itu sempat memecahkan rekor dunia junior, namun tidak lama kemudian rekor tersebut dipecahkan kembali oleh lifter China Long Qingquan dengan total angkatan 292kg.

Total angkatan ini sekaligus mengantarkan Qingquan mempersembahkan medali emas bagi tuan rumah Cina di nomor ini. Sedangkan juara Asia asal Vietnam, Hoang Anh Tuan harus puas dengan mendapat medali perak dengan total angkatan seberat 290kg.

Di dunia angkat besi kelas di bawah 60 kg, Eko sudah menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Diantaranya Eko pernah meraih medali emas kejuaraan angkat besi dunia yunior di Praha, Republik Ceko tahun 2007, dan mendapatkan penghargaan sebagai /the best lifter/ pada turnamen tersebut.Selain itu Eko pun mendapat medali emas di Sea Games di Thailand, 2007 serta medali emas PON VXII di Kaltim, Juli 2008.

Sementara itu atlet angkat besi Indonesia, Raema Lisa Rumbewas gagal mempersembahkan medali bagi kontingen Indonesia. Lisa yang turun di nomor putri kelas 53 kilogram hanya menempati urutan keempat dengan total angkatan 206 kilogram, yang merupakan total angkatan /snatch/ 91 kilogram dan /clean and jerk/ 115 kilogram.

Dalam pertandingan yang digelar di Beijing /University of Aeronautics and Astronautics Gymnasium/, di Beijing, Ahad (10/8) itu, medali emas akhirnya diraih atlet Thailand P. Jaroenrattanatarakoon, dengan total angkatan 221 kilogram, terdiri dari /snatch/ 95 kilogram dan /clean and jerk/ 126 kilogram.

Medali perak raih atlet Korsel Jinhee Yoon, dengan total angkatan 213 kilogram. Sedangkan medali perunggu diraih atlet Belarusia Nastassia Nivikava. Di angkatan /snatch/ Lisa gagal dalam angkatan kedua seberat 95 kilogram dan angkatan ketiga yang juga 95 kilogram, sementara pada angkatan pertama seberat 91 berhasil dilalui Lisa. Untuk angkatan /clean and jerk/, Lisa berhasil pada angkatan pertama seberat 110 kilogram, angkatan kedua seberat 115 kilogram namun gagal pada angkatan ketiga pada 121 kilogram. afp/cep

Sabtu, 09 Agustus 2008

Jejak Kejayaan Islam di Sicila


'Kota dengan 300 masjid.'' Begitulah penjelajah Arab terkemuka, Ibnu Hawqal menggambarkan suasana Palermo, ibu kota Sicilia yang berada di wilayah Italia selatan pada tahun 972 M. Dalam catatan perjalanannya, Al-Masalik wal Mamlik, Ibnu Hawqal mengaku tak pernah menemukan sebuah kota dengan jumlah masjid sebanyak itu, sekalipun luasnya dua kali lebih besar dari Palermo.


Pada saat yang sama, pelancong Muslim kondang itu juga menyaksikan kehebatan University of Balerm - sebuah perguruan tinggi Islam terkemuka di kota Palermo, Sicilia. Hampir selama tiga abad lamanya, umat Muslim di era keemasan berhasil mengibarkan bendera kejayaan dengan peradabannya yang terbilang sangat tinggi di wilayah otonomi Sicilia.

Dari wilayah itulah, ilmu pengetahuan yang dikuasai umat Islam ditransfer ke peradaban Barat. Pengaruh Islam begitu besar dalam peradaban masyarakat Sicilia. Selama tiga abad berada dalam kekuasaan Islam, kawasan Sicilia pun berkembang menjadi pusat peradaban dan perniagaan. Sicilia pun sempat menjadi salah satu wilayah primadona di benua Eropa. Islam bersemi di Sicilia sejak 15 Juli 827 M. Ketika itu, pasukan tentara Dinasti Aghlabid di bawah kekuasaan Ziyadat Allah I berhasil menaklukan dari kekuasaan Bizantium. Dinasti Aghlabid merupakan sebuah kekhalifahan Muslim Arab yang menguasai Ifriqiyah meliputi Aljazair, Tunisia dan Tripoli.

Dinasti yang berkuasa dari tahun 800 M hingga 909 M itu berpusat di Tunisia. Diperkuat 10 ribu pasukan infanteri, 700 pasukan berkuda serta 100 armada kapal, pasukan Muslim di bawah komando Asad Ibnu Al-Furat (70 tahun) berhasil mengkandaskan kekuatan Bizantium dalam pertempuran di dekat Mazara. Serangkaian pertempuran demi pertempuran dilalui pasukan Dinasti Aghlabid hingga akhirnya satu per satu kota di Sicilia sepenuhnya berhasil dikuasai umat Islam.

Secara resmi, kota Palermo ditaklukan umat Islam pada tahun 831 M. Sedangkan, Messina dikuasai pasukan Muslim 12 tahun berikutnya. Sejak wilayah Enna berhasil direbut dari Bizantium pada 859 M, provinsi Sicilia sepenuhnya berada dalam genggaman umat Islam. Di bawah kekuasaan umat Islam, Sicilia menjadi provinsi yang multietnis.

Beragam suku dan etnis, seperti orang Sicilia, Arab, Yahudi, Barbar, Persia, Tartar, Negro berbaur dalam toleransi dan keharmonisan. Tak ada pembantaian terhadap penduduk yang beragama Nasrani. Penduduk Sicilia yang beragama Nasrani dilindungi dan dihormati kebebasannya dalam menjalankan aktivitas peribadatan.

Penguasa Muslim hanya membebankan pajak kepada penganut agama Nasrani. Hak milik dan usaha mereka dilindungi penguasa Muslim. Pun demikian terhadap warga Yahudi yang berada di kawasan kota pantai. Penguasa Muslim menghormati hak hidup dan melindungi kebebasan umat beragama lain dalam menjalankan ibadah.

Sejak berada dalam kekuasaan Islam, Sicilia menjelma menjadi salah satu pusat peradaban di Eropa, setelah Kordova. Bangunan masjid yang tersebar di seluruh kawasan Sicilia tak hanya menjadi tempat beribadah semata. Masjid-masjid itu juga berfungsi sebagai sekolah -- tempat bersemainya benih peradaban dan ilmu pengetahuan.

Di bawah kekuasaan Islam, Sicilia memiliki universitas Islam terkemuka. Sekolah-sekolah di wilayah itu dilengkapi dengan asrama siswa dan mahasiswa. Tak heran, bila begitu banyak remaja dan anak muda dari berbagai penjuru Eropa menimba ilmu di sekolah dan universitas Islam di Sicilia.

Penjelajah Muslim, Ibnu Jubair, memberi sebuah kesaksian tentang kemajuan yang berhasil dicapai penguasa Muslim di Sicilia. Dalam buku perjalanannya, Ibnu Jubair, melukiskan kemajuan pesat yang dicapai Palermo, ibu kota Sicilia. ''Palermo adalah sebuah kepulauan metropolis yang mengkombinasikan kekayaan dan kemuliaan. Sebuah kota kuno yang elegan,'' papar Ibnu Jubair.

Bahasa Arab pun menjadi bahasa pengantar masyarakat Sicilia. Ibnu Jubair menyaksikan wanita dan pria Kristen pun sehari-hari berbicara dengan bahasa Arab. Kehadiran Islam di Sicilia seakan menjadi berkah bagi masyarakatnya. Perekonomian Sicilia menggeliat setelah berada dalam kekuasaan umat Islam. Industri tekstil tumbuh pesat di era kejayaan Islam di salah satu wilayah otonomi negeri Spagheti itu.

Industri kerajinan pun tumbuh dan berkembang pada saat itu. Kehadiran Islam di tanah Sicilia juga memberi pengaruh yang besar terhadap bidang pertanian. Para petani dan sarjana Muslim memperkenalkan teknik-teknik baru pertanian serta benih tanaman yang unggul. Akibatnya, roda perekonomian ekonomi lokal bergerak begitu cepat.

Buah jeruk merupakan komoditas agrobisnis terkemuka yang dihasilkan para petani Sicilia. Penguasa Islam juga memperkenalkan dan mengembangkan saluran irigasi di wilayah itu. Teknologi pertanian yang diwariskan umat Islam itu tetap digunakan masyarakat Sicilia, sekalipun umat Islam tak lagi berkuasa di wilayah itu.

Periode kekuasaan Islam di Sicila merupakan tahap awal revolusi perdagangan di abad pertengahan. Pada era itulah masyarakat Sicila merasakan kemakmuran dalam pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat. Akhir abad ke-10 M, sejarawan bernama Udovitch menjelaskan betapa Sicilia telah menjelma menjadi pusat perdagangan di dunia Mediterania. Kawasan itu bersama Tunisia menjadi persimpangan rute perdagangan.

Kafilah dari Sijlimasa, selatan Maroko membawa beragam komoditas dari Afrika dan Maroko untuk dijual ke palermo dan Mazara. Sicilia menjadi jembatan perdagangan antara Muslim di Timur dengan Muslim di Barat. Akhir abad ke-10, Sicila menjadi produsen utama kain sutera. Pada era itu, Sicila sudah mulai menggunakan koin emas atau ruba'ya yang benilai seperempat dinar. Mata uang itu sungguh bernilai di kota-kota perdagangan lain seperti Mesir, Suriah dan Palestina.

Sayangnya, kekuasaan umat Islam di Sicilia harus berakhir pada tahun 1061 M. Kekuatan umat Islam yang lemah dimanfaatkan bangsa Normandia. Sejak itu, dominasi Islam pun lenyap dari bumi Sicila. Meski begitu pengaruh dan peradaban yang diwariskannya masih tetap dapat disaksikan hingga sekarang.

Para Penguasa Muslim di Sicilia

Dinasti Aghlabid (827 M - 909 M)
Selama 82 tahun, Sicila berada dalam kekuasaan Dinasti Aghlabid yang berpusat di Tunisia. Ketika dikuasai dinasti Muslim itu, populasi penduduk Sicilia bertambah seiring datangnya imigran Muslim dari Afrika, Asia, Spanyol dan barbar. Semua penduduk Muslim itu terpusat di kepulauan selatan.
Dinasti Aqhlabi menempatkan seorang amir sebagai pejabat gubernur di ibu kota Sicilia, Palermo. Di setiap kota di Sicila dilengkapi dengan sebuah dewan kota bernama gema. Ketika Islam berkuasa banyak penduduk Sicilia yang menganut agama Islam, sebagian lainnya tetap memuk agama Kristen. Pada era dinasti itu, mulai diperkenalkan land reform atau reformasi agraria. Hal itu dilakukan agar tanah tak cuma dikuasai orang-orang kaya saja. Irigiasi juga mulai diperkenalkan, sehingga sektor pertanian berkembang pesat. Pada abad ke-10 M, Sicila menjadi provinsi di Italia yang paling padat dengan jumlah penduduk mencapai 300 ribu jiwa.

* Dinasti Fatimiyah (909 M - 965 M)
Pada tahun 909 M, kekuasaan Dinasti Aghlabid dari Afrika di Sicilia diambil alih Dinasti Fatimiyah. Wilayah itu awalnya menjadi bagian dari provinsi Fatimiyah yang berpusat di Mesir. Empat tahun berkuasa, gubernur Fatimiyah diusir dari Palermo. Kepulauan itu lalu mendeklarasikan kemerdekaannya di bawah kepemimpinan seorang Emir bernama Ahmed ibnu Kohrob. Sicilia kembali dikuasai Dinasti Fatimiyah pada 917 M. Selama 20 tahun lamanya, Sicilia dipimpin seorang gubernur dari Fatimiyah. Pada 937 M, bangsa barbar mengambil alih Sicilia.

Emirat Sicilia (965 M - 1091 M)
Sejak tahun 948 M, Khalifah Fatimiyah, Ismail Al-Mansur mengangkat Hassan Al-Kalbi sebagai emir Sicilia. Secara defakto, Emirat Sicilia terlepas dari pemerintahan Faimiyah di Mesir. Lalu dia digantikan Emir yang baru bernama Abu Al-Qasim (964 M - 982 M). pada masa kedua emir itu berkuasa, Sicilia Muslim bertempur dengan Bizantium. Setelah itu, kekuasaan Islam meredup seiring perebutan kekuasaan di tubuh umat Islam. Pada 1061 M, Sicilia lepas dari tangan umat Islam.

Pintu Gerbang Ilmu Islam ke Barat

Sebagai bekas wilayah kekuasaan Islam, Sicilia merupakan berkah bagi peradaban Barat. Wilayah otonomi di selatan Italia itu telah menjadi gerbang transfer ilmu pengetahuan dari dunia Muslim ke Barat. Michelle Amari merupakan sejarawan yang telah membuktikan bahwa dari Sicilia-lah ilmu pengetahuan yang dikuasai umat Islam di era keemasan ditransfer ke Barat.

Transfer ilmu pengetahuan Islam ke dunia Barat mulai dilakukan oleh Frederick II (1194 M - 1250 M) - penguasa Sicilia. Frederick masih menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar di kerajaan yang dipimpinnya. Ia mengumpulkan sarjana Muslim dan Yahudi untuk menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab. Bahkan, dia mengirim Michael Scot ke Cordoba untuk mencari kitab-kitab yang ditulis Ibnu Sina.

Frederick adalah raja beragama Kristen. Namun, dia begitu terpengaruh oleh ajaran dan kebudayaan Islam. Sehingga, Bapak Sejarawan Sains, George Sarton mengatakan, ''Frederik itu setengah Muslim dengan caranya sendiri.'' Ketika dia berkuasa, University of Naples pada tahun 1224 M - universitas pertama di Eropa menggunakan sistem pendidikan yang dikembangkan pergurun tinggi Islam. Dari Sicilia pula sistem fiskal yang sempat diterapkan penguasa Islam ditransfer ke Inggris. Heri Ruslan/yto

Upaya membawa bebatuan Planet Mars ke Bumi


Bisa jadi inilah misi paling beresiko tinggi sekaligus paling menantang dalam sejarah teknologi luar angkasa sejak Apollo yang mendaratkan Neil Amstrong dan Edwin Aldrin di bulan pada tahun 1969. Sekumpulan ilmuwan tergabung dalam tim internasional telah merancang detail proposal misi membawa kembali contoh bebatuan dan bila mungkin, kehidupan mikroskopik dari permukaan Planet Mars.


Untuk menyukseskan misi dengan rencana peluncuran di tahun 2018 hingga 2023--dan diperkirakan membutuhkan dana $8 milyar--bakal menyedot tenaga ahli maupun dana baik dari NASA dan Badan Antariksa Eropa (European Space Agency), plus badan serupa dari negara lain. "Ini akan menjadi proyek luar biasa mahal dan tidak ada satu badan antariksa yang mampu menanggungnya sendiri," kata Profesor Monica Gradi, ketua panel ilmuwan yang mengajukan proposal seperti yang dilansir oleh situs Guardian.co.uk, 14 Juli lalu.


Ia berujar jika misi tersebut berperan vital jika hendak mengkaji kemungkinan misi berikut dengan awak menuju Planet Merah. "Jika kita tidak bisa membawa bebatuan kembali, maka kita tidak akan bisa membawa awak pesawat kembali pula. Keberhasilan membawa pulang contoh dari Mars sangat mutlak diperlukan jika kita hendak melanjutkan program eksplorasi Mars,"tegas Monica memaparkan argumentasinya.

Mengirim manusia ke Mars mungkin menjadi hal mustahil sebelum tahun 2050. Namun bila misi berawak manusia ingin diwujudkan, ilmuwan dan teknisi mesti berusaha keras memastikan pesawat mampu mendarat dengan selamat di Mars dan kembali lagi ke Bumi pun dengan selamat. Memang pernah ada tujuh misi pendaratan di Mars yang berhasil sejak pesawat ulang-alik Mariner 4 melintasi Mars untuk pertama kalinya di tahun 1965. Masalahnya tidak ada misi pendaratan yang pernah terbang kembali dari permukaan Mars apalagi sampai membawa contoh ke Bumi

Proposal misi tersebut merupakan hasil riset 31 ilmuwan dari seluruh dunia selama delapan bulan. Monica beserta koleganya mempresentasikan proposal itu kepada delegasi di konferensi Grup Kerja Eksplorasi Mars Internasional (IMEWG), Paris, awal bulan ini. Grup tersebut dibentuk oleh para delegasi dari badan luar angkasa berbagai negara dunia untuk menyusun rencana misi eksplorasi masa depan. Pucuk pimpinan baik NASA mapun ESA telah menerima salinan proposal dan akan memutuskan pada November nanti apakah akan membiayai misi tersebut ke tahap berikut atau tidak. Bila disetujui, sesuai dengan jadwal dalam proposal, pengembangan teknologi untuk misi akan dimulai pada tahun 2011.

Profesor Colin Pillinger, di Open University--ilmuwan di balik ketidaksuksesan misi Inggris mendaratkan Beagle II ke Mars--mengatakan contoh yang berhasil dibawa pulang akan memberi pintu bagi ilmuwan untuk menemukan kajian lebih lanjut terhadap bebatuan maupun untuk mengadakan riset mendetail tentang kehidupan sederhana di Mars. "Setiap orang paham, ini harus dilakukan jika kita benar-benar ingin sampai ke dasar Mars," kata Collin. Namun ia sendiri menyadari untuk menghindari contoh dari kontaminasi sangatlah sulit.


"Ada tanda peringatan besar bila kita hendak bermain dengan Mars, sebab berkaitan perlindungan planet. Kita harus ekstra hati-hati untuk tidak membawa balik sesuatu yang membahayakan bagi Bumi," ujar Collin. "Misi ini harus dapat dijamin, benar-benar dijamin untuk dapat kembali masuk ke atmosfir bumi tanpa merusak pesawat sendiri," tegasnya lagi

Dalam kalimat lain jika mikroba Mars memang benar ada pastilah bersifat sangat tangguh, mengingat harus bertahan di permukaan planet yang membeku dan kering serta senantiasa dihujani radiasi ultraviolet. Sehingga bila pesawat yang pulang meledak saat masuk kembali, ilmuwan pun tidak bisa memastikan apakah contoh kehidupan tersebut akan hancur atau tidak.

Akan menjadi mustahil pula untuk mengetahui apa yang akan mereka perbuat untuk bertahan hidup di Bumi. 

Sebenarnya misi membawa contoh tersebut pernah dilakukan oleh robot ruang angkasa dan berhasil membawa pulang beberapa. Namun misi pendaratan dengan jarak diluar bulan selalu berakhir gagal sejak percobaan pertama. The Genesis Probe, pesawat yang membawa partikel dari solar wind, mendarat hancur di padang pasir Utah, AS pada September 2004


Sementara untuk detail proposal tersebut rinciannya ialah, misi akan melibatkan peluncuran dua pesawat dari Bumi. Satu komposit pendarat dan satu komposit pengorbit. Keduanya akan melakkan perjalanan ke Mars, tempat dimana pendarat komposit akan menyentuh permukaan. Pendarat kemudian melepaskan rover yang akan mengumpulkan bervariasi jenis bebatuan, total sekitar setengah kilogram.

Kemudian bebatuan akan dibawa ke pendarat, dimana bebatuan plus contoh atmosfer udara akan dikemas dengan wadah bersegel di dalam mesih bernama Kendaraan Menaik dari Mars-bagian dari komposit pendarat. Kendaraan ini kemudian lepas landas dari permukaan Mars dan berlabuh di pengorbit sebelum memindahkan muatan berharga tersebut. Pengorbit lalu akan kembali ke bumi, memasuki atmosfer dan mendarat. Pada titik ini, para ilmuwan mesti bergerak ekstra cepat dan memindahkan contoh ke laboratorium proteksi biologis level tertinggi dimana mereka akan mengkaji kemungkinan adanya tanda kehidupan.

Keinginan para ilmuwan untuk membawa pulang contoh dari Mars merupakan fantasi panjang. Namun dukungan IMEWG kali ini memberi perkembangan cukup signifikan terhadap rencana tersebut. Selain itu suksesnya beberapa misi ke Mars termasuk pendaratan Phoenix oleh Nasa yang menyentuh permukan Mars menumbuhkan kembali kepercayaan diri peneliti. Tentu Ilmuwan tersebut menyadari pula, jika misi tersebut tetap membutuhkan dukungan politis yang kuat baik dari Eropa dan presiden AS mendatang,


Kronologis Misi Eksplorasi Mars : Misi Pendahulu
Setelah kegagalan seri eksplorasi di awal 1960-an baik oleh Uni Sovyet dan Amerika Serikat, Mariner 4 di Juli 1965 menjadi pesawat ulang alik pertama yang melintasi Mars dan mengirim potret kembali ke Bumi.

Enam tahun kemudian, mengikuti kesuksesan penerbangan sebelumnya, NASA mengitari Mars di November 1971 untuk pertama kalinya dengan Mariner 9. Pengorbit tersebut memetakan hingga 80% permukaan planet dengan mengambil 7.329 gambar.

Di tahun yang sama, misi Mars 3 Uni Sovyet menjadi misi yang berhasil mendarat pertama kali di planet merah pada bulan Desember 1971. Meskipun demikian pesawat kemudian rusak parah akibat badai debu Mars dan hanya sempat mengirim rakaman data selama 20 detik.

Kemudian di tahun 1976 dua misi Viking Nasa yang sampai di Mars mendarat dengan selamat dan menransmisikan lebih dari 50.000 gambar. 

Jauh setelah itu, misi Mars Express oleh ESA mendekati Mars di Desember 2003 dan masih beroperasi hingga kini. Namun pesawat kargo, The British-led Beagle II, hancur di perayaan Natal 2003 tanpa berhasil mengirim balik data apapun.

Penjelajah (rover) Spirit dan Opportunity menjadi salah satu koleksi misi Nasa yang sampai di Mars pada Januari 2004 dan masih beroperasi. Misi pendaratan terakhir oleh Phoenix milik Nasa tersebut berhasil mendarat pada Bulan Mei tahun ini./itz
 
foto : lembah dan ngarai Mars. sumber www.guardian.co.uk