Minggu, 20 April 2014

Curug Omas

Pikiran Rakyat 17022103


Di tengah padatnya aktivitas kota, Bandung masih memiliki tempat-tempat yang menyuguhkan keindahan dan kesejukan alam. Taman Hutan Raya (Tahura) yang terletak di kawasan Dago adalah satunya. Sekitar lima kilometer dari gerbang IV Tahura, para pengunjung akan disambut keindahan pemandangan bukit-bukit kecil yang membentang luas dan juga fenomena air terjun dari aliran Sungai Cikawari.



Salah satu air terjun yang memesonakan di sana adalah Curug Omas. Tak ada yang tahu pasti mengapa air terjun ini diberi nama Curug Omas. Namun, kamus Sunda lama memaknai omas sebagai bilangan 400 dan sering dipergunakan untuk menyebut sesuatu yang berjumlah banyak. Bila jumlahnya lebih banyak lagi, maka akan disebut domas (dari kata dua omas). Adapun yang mengatakan nama Curug Omas dipergunakan kerena rupa kawasan ini yang bila dilihat pada bagian Sungai Ci Gulung tampak memiliki banyak jeram yang berujung di Curug Omas. Di sini pun masih terdapat tingkatan-tingkatan curug sebelum akhirnya aliran Ci Gulung bergabung dengan Ci Kapundung yang berada di bawahnya.



Air terjun Curug Omas ini terbentuk oleh aliran lava basalt yang membeku lalu membentuk tingkat-tingkat setinggi kurang lebih 30 meter. Ketika dialiri air (dari mata air, hujan, dan sebagainya), tingkatan-tingkatan yang membeku tersebut menjadi aliran Sungai Ci Gulung dan air terjun yang indah. Berbeda dengan air terjun lainnya, Curug Omas dapat dinikmati pengunjung dari atas ataupun dari depan air terjun.



Dua jembatan gantung yang sudah tua berdiri kokoh pada bagian atas dan bawah air terjun sebagai sarana untuk melintasi Curug Omas. Jembatanpertama yang berada di atas Curug Omas akan memacu adrenalin pengunjung yang melintasinya, karena di sini pengunjung dapat merasakan ketinggian air terjun yang deras setinggi kurang lebih 30 meter. Pengunjung yang melintasi jembatan akan merasakan dan menikmati air terjun yang penuh dengan pesona.



Pada jembatan kedua, pengunjung dapat melihat air terjun dari arah depan serta hamparan dasar sungai yang merupakan pertemuan dua aliran Sungai Cikawari dan aliran Sungai Ci Gulung. Dua pertemuan aliran sungai ini merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikapundung hulu yang mengalir dan berbelok membelah kawasan Tahura. (Mayang Ayu Lestari/Periset “PR”)***


Lokasi
:
Kompleks Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (Dago Pakar) Bandung
Pengelola
:
Balai Pengelolaan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Dinas Kehutanan, Provinsi Jawa Barat
Tinggi Curug

30 meter
Kedalaman Curug
:
10 meter

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar