Rabu, 10 September 2008

Kaos Seringai Diduga Penghinaan

'Kritik Harusnya Diterima Secara Arif dan Bijaksana'


Andri Haryanto - detikBandung

Bandung - Reaksi polisi memeriksa beberapa orang dan berlanjut pada penggeledahan sebuah distro di Bandung yang menjual kaos marchandise Seringai yang dianggap menghina Polri, disayangkan Seringai.

Hal ini disampaikan vokalis Seringai Arian 13, yang mengaku mendapat informasi dari rekannya soal penggeledahan polisi di sebuah distro di Bandung pada Selasa (9/9/2008).

"Saya menilai orang kurang tahu detail terhadap pesan sensitif tersebut. Dan ini tidak disikapi secara arief dan bijaksana," ujarnya saat dihubungi detikbandung.

Lebih lanjut Arian mencontohkan sikap berlebihan tersebut, ketika ada seorang anak-anak yang bukan tergolong dewasa mengunakan kaos tersebut juga dianggap menghina polisi.

"Semestinya orang-orang harus bisa menerima kritik tersebut dan bukan melakukan intimidasi," jelas Arian.

Pada bagian depan kaos putih yang merupakan marchandise Seringai itu, terdapat gambar karikatur dengan logo Polri. Sementara di bagian belakang ada tulisan "Melindungi dan Melayani Siapa?".

Adapun Arian menyanggah jika gambar tersebut merupakan bentuk penghinaan ataupun pencemaran nama baik sebuah institusi. "Intinya, itu adalah sebuah bentuk aspirasi kepada orang-orang. Dan kita sejauh ini tidak merasa bersalah," sanggahnya.

Ditegaskan Arian, pihaknya dalam hal ini tidak akan lari dari tanggung jawab. "Kita tidak akan diam saja. Kita akan bertanggung jawab jika itu memang menjadi urusan kita," tandasnya. Sikap simpatik ia sampaikan kepada pihak-pihak yang telah menjadi 'korban' dari dugaan penghinaan tersebut.(lom/lom)

Sabtu, 06 September 2008

BRI Targetkan Kredit Konsumsi Rp 4 Triliun

BANDUNG, (PR).-
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menargetkan pertumbuhan consumer loan (kredit konsumsi) hingga akhir tahun 2008 ini sebesar Rp 4 triliun atau tumbuh dua kali lipat dibandingkan dengan pertumbuhan kredit konsumsi tahun 2007 lalu yang sebesar Rp 2 triliun. Tumbuhnya kredit konsumsi ini didorong peningkatan permintaan kredit, baik itu KPR, KKB (kredit kendaran bermotor), maupun Kredit Multi Guna.

"Sebenarnya, kredit konsumsi di BRI untuk melengkapi kredit yang ada terutama kredit modal usaha, mengingat, komposisi kredit konsumsi hanya 3% dari total kredit yang disalurkan," ujar Kepala Divisi Kredit Konsumer BRI Joice F. Rosandi, di sela dealer gathering di D’Palm Restaurant Bandung. Jumat (5/9) sore. Ia ungkapkan itu terkait akan digelarnya roadshow KKB BRI di Bandung Super Mall (BSM) pada 8-14 September 2008.

Meski demikian, ia mengakui, BRI berupaya pula mengembangkan kredit konsumsi karena potensi pasar yang ada sangat besar. Terbukti, target pertumbuhan kredit konsumsi BRI tahun ini Rp 4 triliun, atau jauh lebih besar dibandingkan dengan 2007. "Kami optimistis target itu bisa tercapai, karena posisi akhir Agustus 2008 sudah mencapai Rp 3,8 triliun," katanya.

Di antara jenis kredit konsumsi, pertumbuhan KKB (kredit kendaraan bermotor) BRI cukup positif selama beberapa tahun terakhir. "KKB BRI memang baru mulai serius kami kembangkan bertahap sejak tahun lalu. Saat ini, proporsi KKB ini sekitar 15% dari total kredit konsumsi. Pada 2011, komposisi KKB diproyeksikan tumbuh sampai 30%," tuturnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah BRI Bandung Yasirin Ginting S. menilai potensi pasar kredit kendaraan bermotor di Bandung sangat besar selama ini. "Meski bukan menjadi core business, tapi KKB ini bisa lebih melengkapi layanan kredit bagi masyarakat nasabah," ujarnya. (A-68)***

Teknologi Nano Memungkinkan Pakaian tak Perlu Dicuci


JAKARTA -- Teknologi nano yang diberlakukan pada serat-serat tekstil (nanotekstil) memungkinkan pakaian tidak perlu lagi dicuci karena tahan kotor, tahan bau dan anti bakteri."Material nano dalam bentuk bubuk misalnya ZnO berukuran nano (satu per miliar meter -red) yang dilapiskan ke serat-serat fiber membuat tekstil menjadi berkarakter nano," kata Ketua Umum Masyarakat Nanoteknologi Indonesia Dr Nurul Taufiqu Rohman di Jakarta, Kamis.


Tekstil berkarakter nano merupakan bahan pakaian yang unggul dan mulai dikembangkan di dunia, demikian pula keramik berkarakter nano (nanokeramik) yang lebih baik penampilannya dan tidak bisa kotor, kata Pakar Fisika dari LIPI itu.Indonesia, ujarnya, cukup siap mengembangkan industri tekstil dan industri keramik berbasis teknologi nano (nanotekstil dan nanokeramik) yang memungkinkan tekstil dan keramik Indonesia menjadi lebih unggul.

"Kami sedang menyusun `roadmap`nya dan sudah melakukan survei ke sekitar 30 industri yang terkait dengan prospek material dan teknologi nano," katanya. Nanotekstil dan nanokeramik, ujarnya, termasuk dalam nanoteknologi generasi pertama, sementara saat ini sejumlah negara maju di dunia sudah mulai mengembangkan nanoteknologi generasi ketiga.

Nanoteknologi generasi pertama, kata Nurul, lebih kepada pembuatan nanopartikel dan tak perlu teknologi tinggi untuk membuatnya.Ia mencontohkan, nanopartikel ditaburkan ke dalam kandungan kosmetik seperti bedak yang melindungi kulit dari sinar matahari (UV) atau minuman suplemen yang diberi partikel nano sehingga kandungannya lebih baik.

Generasi kedua, sudah meningkat pada teknologi asembling dari partikel nano, misalnya teknologi nano dalam pembuatan layar monitor sehingga layar monitor menjadi terang, teknologi nano dalam pembuatan chip komputer, atau memori handphone.Sedangkan teknologi nano generasi ketiga memerlukan material nano dengan presisi yang sangat tinggi antara lain membuat suatu sistem yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia untuk membunuh sel kanker."Namun nanoteknologi generasi ketiga di dunia masih dalam taraf riset dan pengembangan prototipe," katanya.

Sedangkan generasi keempat yang masih merupakan mimpi adalah rekayasa molekul (nanomolekuler) di mana mesin nano bakal mampu mengubah-ubah benda, membuat kayu menjadi roti atau arang menjadi intan."Bahan roti dan bahan kayu itu sama, ada unsur karbon, hidrogen dan lain-lain. Jadi kayu tinggal dihancurkan ke bentuk material nano dan disusun kembali dengan komposisi sesuai keinginan sehingga menjadi roti," katanya.ant/kp

Unwim-ITB Sudah Tahap Akhir

www.shaanholidays.com/ images/bandung-itb.jpg


ajawijaya.files.wordpress.com/ 2008/06/selisik.

Rektor ITB, "Kami Akan Ikuti Perintah Pemprov"


BANDUNG, (PR).-
Pembahasan kerja sama Universitas Winaya Mukti (Unwim) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) sudah sampai pada tahapan penyelesaian akhir. Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Jawa Barat menargetkan pembahasan rencana tersebut selesai akhir Oktober sehingga dapat memberi lebih banyak waktu kepada ITB untuk mempersiapkan sistem pendidikan di kampus Unwim. Demikian diungkapkan Kepala Bapeda Jabar Deny Juanda yang dihubungi "PR" melalui telefon, Kamis (4/9). 

"Secara garis besar, semua aspek sudah selesai dibahas. Tinggal mendapatkan kesepakatan dari ITB, Unwim, dan Pemprov Jabar. Setelah itu, baru dibuatkan legal aspek dan dimintakan persetujuan ke gubernur. Inti dari legal aspek adalah Gubernur Jabar menugaskan Rektor ITB mengelola Unwim," ujarnya.

Menurut Deny, aspek-aspek krusial seperti status mahasiswa, dosen, karyawan, dan aset Unwim tidak akan merugikan semua pihak. Mahasiswa tetap akan diberi waktu untuk menyelesaikan studi karena ada masa transisi selama tiga tahun. Sementara itu, ia menjamin tidak akan ada karyawan dan Unwim yang di-PHK.

"Meski dikerjasamakan, semua unsur tetap akan dilibatkan. Unwim tetap menjadi milik Pemprov Jabar dengan menunjuk ITB sebagai pengelolanya. Namanya berubah menjadi ITB Multikampus Winaya Mukti," katanya.

Mengenai program studi yang akan dibuka di Winaya Mukti setelah pengerjasamaan, hal tersebut akan diserahkan kepada ITB. Sebagai pengelola, ITB memiliki hak untuk mengembangkan aset-aset eks kampus Winaya Mukti sesuai dengan rencana strategis ITB.

Pengelolaan aset merupakan salah satu bagian dari kompensasi Pemprov Jabar kepada ITB yang bersedia mengelola Winaya Mukti. Meski demikian, Deny belum bisa menjelaskan secara detail kompensasi yang nantinya akan tertuang dalam perjanjian kerja sama. 

Deny menegaskan langkah pengerjasamaan merupakan opsi terbaik bagi masa depan pendidikan di Jabar. Dengan menggandeng ITB untuk mengembangkan kampus Winaya Mukti, kawasan Jatinangor akan menjadi kawasan pendidikan terpadu. 

"Jatinangor dibangun oleh pemprov sebagai kawasan ilmu pengetahuan sosial, teknologi, dan budaya. Saat ini yang dimaksud dengan teknologi itu belum ada. Setelah ITB masuk, aspek teknologi ini akan terwujud," tutur Deny.

Sementara itu, Rektor ITB Djoko Santoso mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima perintah resmi dari Pemprov Jabar berkaitan dengan pengerjasamaan Unwim dengan ITB. "ITB kan berada di wilayah Jawa Barat. Kami akan mengikuti perintah dari Pemprov Jabar," katanya saat dihubungi "PR", Jumat (5/9).

Belum adanya perintah resmi itu membuat Djoko enggan menjabarkan detail pengerjasamaan yang akan dilakukan. "Bentuknya baru akan dibicarakan kalau sudah ada perintah resmi," katanya.

Namun Djoko menegaskan, ITB siap melaksanakan apa pun yang diputuskan Pemprov Jabar. Menurut dia, ITB hanya menunggu perintah jelas dari Pemprov Jabar yang berwenang atas Unwim. "Yang penting harus ada penugasan dulu," ujarnya. (CA-166/CA-170)***

Mengambil Manfaat Puasa untuk Detoksifikasi


Foto: corbis.com

Kini semakin banyak ditemui berbagai klinik kecantikan yang menjanjikan detoksifikasi yang menjanjikan penurunan berat badan secara instan. Padahal detoksifikasi atau sering disebut detoks, tidak berarti menurunkan berat badan. Manfaat sebenarnya adalah pengeluaran toksin atau racun dari dalam tubuh.

Menurut Spesialis Gizi dari Hang Lekiu Medical Center, dr. Inayah Budiasti MS.SpGK, definisi detoksifikasi adalah pembuangan racun-racun tubuh dengan cara terbaik memberikan nutrisi yang sesuai untuk sel-sel tubuh. Terdapatnya toksin atau racun di dalam tubuh manusia terjadi secara alami. 

Toksin bisa berasal dari ampas makanan dan makanan-makanan yang tidak tercerna. Bisa juga berasal dari udara, kimia seperti pestisida, zat atau makanan aditif, logam berat pada air, kimia industri, residu obat-obat farmasi dan sebagainya. 

“Bahkan pikiran dan emosi negatif juga merupakan racun bagi sel sel tubuh kita. Semua ampas atau zat yang tidak diperlukan oleh tubuh akan diperlakukan sebagai racun,” ujar Inayah.

Toksin diproduksi secara alamiah oleh tubuh. Hal itu merupakan proses metabolisme dimana setiap hari terdapat pembelahan sel-sel baru, sementara itu sel-sel lama akan menjadi aus dan mati. Dalam kondisi normal ampas akan dikeluarkan secar teratur setiap harinya melalui sistem pembuangan tubuh. 

“Yang paling efektif ialah pembuangan racun tubuh itu melalui buang air besar minimal satu kali. Tidak ada ketentuan yang sama setiap hari, jumlahnya bisa berbeda setiap hari tergantung gaya hidup hari itu,“ paparnya.

Ritual berpuasa yang dilakukan umat islam selama bulan Ramadhan, sebetulnya adalah proses pembuangan racun yang sungguh menyehatkan. Turunnya berat badan hanya merupkan efek samping dari proses detoks tersebut.

Puasa sangat baik dilakukan, tidak hanya untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Orang sehat dengan berat badan ideal pun sangat baik menjalani puasa secara periodik, agar racun yang masuk dalam tubuh tidak menumpuk dan menjadi penyakit yang parah.

“Puasa untuk detoksifikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Tetapi prinsipnya satu yakni, tidak memasukkan makanan berlebihan terutama yang tidak sehat, dan mengurangi pemborosan energi hingga energi yang dihasilkan tubuh betul-betul digunakan untuk merontokkan semua racun,” ujar Inayah.

Penghematan energi tadi bisa dilakukan dengan puasa seperti yang selama ini dilakukan umat muslim yaitu makan hanya selepas magrib hingga sebelum subuh, atau membatasi hanya menyantap buah dan sayuran. 

Dengan berpuasa atau menyantap makanan yang mudah dicerna maka tubuh tidak menggunakan energi untuk mencerna makanan, tetapi betul-betul untuk membuang racun. 

“Sayangnya, tidak semua orang paham akan makna dan tujuan puasa sesungguhnya hingga ketika lepas dari acara puasa, mereka kembali ke pola makan semula. Makanan yang masuk tidak diperhatikan jumlah maupun mutunya. Bahkan di saat puasa pun, kita kerap jor-joran di waktu berbuka hingga proses detoks tidak berlangsung sempurna,” tutur ibu dari tiga anak itu.

Asupan nutrisi yang sesuai sangat penting, pasalnya sel tubuh mendapatkan supplai makanan dari saluran pencernaan yang dialirkan melalui pembuluh darah ke sel di seluruh tubuh.(ri)



Merah Putih di Chicago, Obama Sampaikan Selamat HUT RI


CHICAGO, IL - - Pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia yang ke-63 diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus 2007 di lapangan Richard J. Daley Plaza yang berlokasi tepat di jantung kota Chicago berhubung tanggal 17 Agustus adalah hari libur. Pengibaran Bendera Sang Saka Merah Putih yang dinaikkan berdampingan dengan Bendera Amerika Serikat dan Bendera Kota Chicago disertai dengan pagelaran seni gamelan dan tarian tradisional.

Momen tersebut merupakan kebanggaan dengan diselenggarakan di kota Chicago diprakarsai oleh Indonesian American Community of lllinois (IACI), NFP bekerjasama dengan Walikota Chicago Richard M. Daley dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago sehingga generasi penerus dapat tetap mengenang Ibu Pertiwi beserta segala kekayaan warisan budayanya. Dalam perayaan kemerdekaan Republik Indonesia tersebut dimulai jam 12:00 siang dan juga diselenggarakan pertunjukan budaya tradisional Indonesia. Perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ini berlangsung sekitar 1(satu) jam di depan Balai Kota Chicago. Pada saat yang bersamaan Ketua IACI, Roosy Miller sedang berada di Paris, sehingga diwakili oleh Martino Tangkar, Arie Quick mengkoordinir perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke 63 di Chicago’s Daley Plaza.
 
Wakil Ketua IACI, Martino Tangkar selaku program coordinator membuka perayaan pengibaran bendera Indonesia tersebut. Presenter Jan Jeffcoat dari FOX TV Chicago dan Aktor Marc Rita selaku emcee secara khusus membawakan acara perayaan kemerdekaan Indonesia dalam berita TV setempat. Good day Chicago! Lagu kebangsaan Amerika Serikat “The Star-Spangled Banner” dinyanyikan capella oleh mahasiswi Shara Vanesha Carrenya Malinton.
 
Penyerahan Sang Saka Merah Putih dilakukan oleh Hidayat Karta Hadimadja, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Chicago, IL; didamping Martino Tangkar, Handojo Kusumo, dan Nyoman Mahartayasa. Bendera Sang Saka Merah Putih diterima oleh Rizky Irawan (Ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat/PERMIAS-Chicago). Dengan komandan Paskibra Kismet Sabbath Argopradipto diikuti oleh barisan Paskibra: Abram Henk Mamahit, Heynel Axelevi Malinton, Dara Kusumo, Jonathan Amdanu Sutjiadi, Tiara Rahmadia Mary Quick, Golda Rubina, Evan Kusumo dan Abie K. Prabowo-Mandayo. Pasukan Paskibra memandu Sang Saka Merah Putih berukuran 4x6 meter dikibarkan tepat didepan Balai Kota Chicago di dekat patung karya maestro Picasso. Lagu kebangsaan Republik Indonesia “Indonesia Raya” dikumandangkan koor bersama sama oleh Konjen Hidayat Hadimadja, Martino Tangkar beserta para tokoh masyarakat di Chicago dengan konduktor Katrina Tulas.
 
Menteri Pariwisata RI, Jero Wacik mengirimkan sambutan perihal Visit Indonesia Year 2008 untuk berbagi semangat dalam membuat Indonesia lebih dikenal dan juga sebagai tujuan wisata dunia. Sementara Konjen RI di Chicago Hidayat Karta Hadimadja dalam sambutan menyatakan perlunya partisipasi aktif sebagai forum untuk meningkatkan pemahaman bersama terhadap Indonesia, sebagai salah satu negara demokratis terbesar di dunia; serta kemajuan yang telah dicapai Indonesia, terutama di bidang politik, demokrasi, dan ekonomi. Hadir pula dalam acara ini dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago: Konsul Konsuler Stephanus Suwaryanto, Konsul Ekonomi Agus Buana, Konsul Muda Ekonomi Ernawati, Konsul Muda Konsuler Tony Wibawa, Bendaharawan Tati Sumiati, serta Konsul Penerangan Sosial Budaya Sylvia Shirley Malinton yang berperan aktif membantu pelaksanaan acara. Sedangkan dari Dharma Wanita Persatuan hadir pula; Anisa Hadimadja, Patricia Pamungkasih, dan Yulianti Buana.
 
Perwakilan Walikota Chicago Richard M. Daley menyerahkan Proklamasi dari Gubernur Negara Bagian Illinois Rod Blagojevich dan menyampaikan bahwa tanggal 17 Agustus merupakan hari kemerdekaan Indonesia yang dirayakan di negara bagian Illinois; Perwakilan dari Cook County Treasurer Maria Pappas dan Clerk of Circuit Court Dorothy Brown memberikan kata sambutan. Demikian pula Senator Barack Obama yang sedang berada di Denver dalam rangka Democratic National Convention menyampaikan ucapan selamat yang dibacakan oleh Nyoman Mahartayasa dan Handojo Kusumo. Berbagai ucapan selamat juga dikirimkan oleh Illinois Secretary of State Jesse White dan Illinois State Treasurer Alexi Giannoulias. Hadir pula diantara tamu kehormatan Konsul Jenderal Philippine Blesila Cabrera dan Konsul Jenderal Thailand Narong Sasitorn. Berbagai sahabat dari Asian American Coalition of Chicago dan Asian American Festival juga ikut meramaikan acara tersebut. Dewan Indonesian American Community of Illinois, NFP beranggotakan tokoh masyarakat: Roosy Miller, Martino Tangkar, Dr. Imat Amidjaja, Dr. Handojo Kusumo, Nyoman Mahartayasa, Astrid Haryati, Trisila Davidge, Luciana Kusumo, Imelda Kiagoes, dan Arie Quick.
 
Upacara pengibaran bendera RI di Daley Plaza yang diliput oleh sejumlah media AS ternama termasuk FOX News Chicago, NBC5, ABC7, Chicago Tribune, Readers, Comcast Asian Chronicle TV, SunCast TV dan masih banyak lagi, diwarnai dengan pertunjukan gamelan dan tarian tradisional Cendrawasih, dan Lenggang Patah Sembilan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago dengan koreographer Ngurah Kertayuda.
 
Suasana yang sejuk serta rangkaian pengibaran bendera dan pagelaran kebudayaan dinikmati oleh para hadirin. Pekik “MERDEKA” juga dikumandangkan oleh berbagai perwakilan setempat dan para hadirin. Bahasa menjembatani bangsa, Merdeka negeriku, Merdeka bangsaku! Selamat Merayakan kemerdekaan Indonesia ke-63!

Anwar Ibrahim Silaturahmi dengan Tokoh-tokoh ICMI


KOMPAS/ LUKI AULIA
Anwar Ibrahim


JAKARTA, SABTU — Pemimpin oposisi Malaysia, Dato' Seri Anwar Ibrahim, melakukan silaturahmi dengan tokoh-tokoh pimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Sabtu (6/9).

Silaturahmi berlangsung di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan. Hadir tokoh-tokoh ICMI, di antaranya Muslimin Nasution, Marwah Daud Ibrahim (Presidium ICMI se-Indonesia), Fahmi Idris (Dewan Penasihat ICMI), AM Fatwa, dan Adi Sasono (Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI). Silaturahmi juga dihadiri perwakilan ormas-ormas Islam di Indonesia. Silaturahmi ini akan mendiskusikan tentang demokrasi, pemimpin negara, dan etika politik.

Dalam sambutannya, Presidium ICMI Dr Ir Muslimin Nasution mengatakan, para pemimpin dan politisi memiliki dua animal character. Pertama, watak merpati yang lembut dalam memperjuangkan idealismenya. Namun, di sisi lain, politisi juga memiliki watak ular yang licik dalam mencapai tujuannya. "Etika politik sering diabaikan untuk mencapai tujuan atau untuk mendapatkan jabatan," kata Muslimin.

Muslimin berharap, diskusi dengan Anwar ini juga bisa memberikan masukan bagi demokrasi dan reformasi Indonesia yang lebih baik, terutama untuk memilih pemimpin yang tepat pada Pemilu 2009 mendatang. Setelah bersilaturahmi, Anwar dijadwalkan akan memberikan keterangan pers kepada wartawan. Mantan Wakil PM Malaysia itu baru saja memenangi Pemilu Sela untuk Pematang Pauh dalam Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR). Ia menggantikan kursi yang sebelumnya diduduki istrinya, Wan Azizah Wan Ismail. (ING)

Dari Konotasi Hingga Efektivitas

Oleh EDI WARSIDI

SECARA tidak sengaja, saya membaca feature tentang Suku Laut pada salah satu majalah. Pada feature tersebut, ada teks tertulis, Bahasa masyarakat Suku Laut berkonotasi dengan bahasa Melayu-Riau. 

Istilah "konotasi" merupakan serapan yang berasal dari bahasa Inggris, connotation. Makna istilah ini ialah tambahan terhadap makna yang sudah ada. Kata "oknum" (berasal dari bahasa Arab) berarti seorang, pribadi, individu, atau lawan dari kelompok. Kini, makna tersebut ditambahkan makna lain oleh pengguna bahasa, yang bersifat agak negatif, individu yang kurang baik. Nilai rasa dan kaitan pikiran terhadap istilah "oknum" itu tidak objektif lagi, tetapi bergeser ke arah yang kurang baik. Pergeseran nilai rasa itulah yang kerap disebut konotasi.

Pernahkah pembaca mengunjungi suatu mall? Dalam bahasa Indonesia, mall ditulis dengan satu /l/ mal. Bentuk variasi mall adalah maul dan mallet. Pada mulanya, ruangan mall digunakan sebagai tempat permainan pall mall. Pall sendiri berarti (1) kain penutup peti mati dan (2) menjadi lesu atau letih.

Mall berarti pula tempat berjalan kaki yang diteduhi oleh rindangnya pepohonan. Arti lain mal ialah jalur bagi pejalan kaki dengan toko-toko pada kedua sisinya. Jalan ini tidak boleh dilewati kendaran bermotor. Biasanya tempat ini disemarakkan juga dengan berbagai tanaman hias, bangku-bangku tempat pengunjung beristirahat. Kini, mall (mal) lebih dimaksudkan sebagai pertokoan yang tertutup dilengkapi dengan penyejuk udara.

Pada kecamatan pun, kini muncul mart, yang di depannya diberi nama sesuai dengan nama perusahaan. Mart berasal dari bahasa Jerman, markt, yang berarti pasar (Inggris: market). Mart adalah pasar tempat pembeli dan penjual dapat melakukan tawar-menawar (bargaining). Namun dalam praktiknya, harga-harga sudah ditentukan perusahaan. Dari istilah mart dibentuk kata minimart atau minimarket. Akan tetapi, ada juga yang mengindonesiakannya secara salah kaprah menjadi maret, padalah Maret dalam bahasa Indonesia adalah nama bulan ketiga.

Kata "simak" berasal dari bahasa Arab, samik. Simak atau samik berarti dengar. Dari kata "samik" diturunkan kata mendengar yang dalam bahasa Arab disebut yasmau` u. Adapun menyimak berarti mendengarkan, memerhatikan baik-baik apa yang diucapkan atau dibaca orang, meninjau, memeriksa, mempelajari dengan teliti.

Sepanjang menyangkut siaran radio, penggunaan kata "simak" sudah benar. Akan tetapi, dalam siaran televisi, penggunaan kata "simak" kurang tepat karena siaran televisi tidak hanya terdiri atas suara, tetapi juga gambar. Pastilah akan lebih baik (untuk siaran televisi) kita gunakan marilah kita ikuti daripada marilah kita "simak".

Saya pernah terlibat diskusi serius dengan seorang kawan (yang berprofesi sebagai reporter koran). Kawan saya itu merasa ragu-ragu dengan pengindonesiaan istilah investasi. Kemudian, kawan saya itu berpendapat bahwa yang benar dalam bahasa Indonesia adalah invesmen (investment).

Sekarang, bahasa Inggris merupakan sumber yang paling banyak diserap ke dalam bahasa Indonesia. Dalam tautan ini, seharusnya istilah "investasi" diganti dengan investment atau invesmen. Akan tetapi, perubahan semacam ini tidak gampang dilakukan, perlu tenggang waktu untuk memperkenalkannya kepada masyarakat.

Istilah yang sering diucapkan orang, baik oleh anak SD maupun pejabat negara sekalipun (terutama saat menjelang 17 Agustusan), yakni istilah "proklamator". Istilah "proklamator" juga merupakan istilah yang salah kaprah. Dalam bahasa Inggris atau Belanda tidak ada istilah proclamator. Yang ada ialah proclaimer (Inggris) yang dapat diindonesiakan menjadi proklamer.

Pak Jus Badudu pernah mengemukakan bahwa istilah "efektivitas" adalah istilah yang salah kaprah. Jika istilah itu benar, tentulah berasal dari effectivity (Inggris), sedangkan istilah yang demikian tidak ada dalam bahasa Inggris. Yang ada hanyalah istilah effectiveness.

Sebagian besar kamus bahasa Inggris memang tidak memuat masukan effectivity. Yang ada ialah effectiveness seperti yang dikemukakan Pak Badudu. Akan tetapi, istilah effectivity dapat ditemukan dalam The World Dictionary, (hlm. 665, A. Thorndike-Barnhart). Berdasarkan kamus yang memiliki jumlah halaman 2.415 halaman itu, effectivity sama artinya dengan effective quality atau effectiveness. Dari kata effectivity tersebutlah lahir serapan bahasa Indonesia "efektivitas".***

Penulis, editor salah satu penerbit buku di Bandung.