Sabtu, 20 April 2013

Ikan Indonesia Bantu Pecahkan Teka-teki Evolusi

Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Jumat, 19 April 2013 | 12:23 WIB


 
Laurent Ballesta
Coelacanth


KOMPAS.COM — Ikan coelacanth adalah ikan purba yang pernah ditemukan di perairan Sulawesi, Indonesia. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ikan ini berevolusi sangat lambat, yang membantu ilmuwan menguraikan proses evolusi hewan darat.

Dalam evolusi, dipercaya bahwa hewan-hewan darat berevolusi dari lautan. Kaki pada hewan darat berkembang dari adaptasi hewan laut yang perlahan bermigrasi ke darat. Evolusi menciptakan hewan yang disebut tetrapoda, mempunyai empat alat kaki atau alat gerak.

Dalam publikasi di jurnal Nature, Kamis (18/4/2013), ilmuwan menyatakan keberhasilan mengurai gen ikan coelacanth. Genom coelacanth menyimpan tiga miliar "pesan" kode DNA, yang membuatnya seukuran dengan manusia.

"Kami menemukan bahwa secara umum gen coelacanth berevolusi lebih lambat dari seluruh jenis ikan dan hewan bertulang belakang di daratan," kata Jessica Alfoeldi, ilmuwan dari Broad Institute, Massachusetts Institute of Technology, seperti dikutip AFP, Rabu (17/4/2013).

National Geographic
, Kamis, memberitakan bahwa coelacanth hidup di tempat yang relatif tak mengalami perubahan dalam jutaan tahun terakhir. Hal itulah yang menbuat evolusi coelacanth lambat.

Coelacanth hidup di kedalaman 700 meter di bawah permukaan laut. Ukuran hewan ini bisa mencapai 2 meter. Hewan ini sebelumnya diduga telah punah 65-70 juta tahun lalu hingga akhirnya ditemukan lagi di Afrika pada tahun 1938 dan Indonesia pada tahun 2000-an. Kini, ditemukan 300-an coelacanth yang tersebar di beberapa wilayah.

Salah satu yang fakta tentang coelacanth yang menarik perhatian adalah sirip yang berbentuk lobus. Ada spekulasi bahwa coelacanth adalah salah satu ikan yang punya alat gerak pendek dan gemuk yang kemudian membantu hewan-hewan laut bermigrasi ke darat.

Studi terbaru menemukan bahwa kerabat terdekat coelacanth adalah ikan air tawar yang ditemukan di Australia dan Afrika, disebut lungfish. Sementara fosil coelacanth tertua yang berhasil diidentifikasi sendiri berumur 375 juta tahun.

Menurut ilmuwan, coelacanth membantu memecahkan misteri evolusi hewan darat. Dari studi genetik coelacanth, bisa dilihat gen yang punah dan muncul dalam evolusi hewan darat. Evolusi dari laut ke darat bukan hal mudah. Perubahan harus terjadi, seperti kekebalan tubuh serta kemampuan untuk mendeteksi molekul di udara.

Editor : yunan

Bahan Kimia Akrilamida Berisiko Kanker

Ditemukan Dalam Produk Makanan


LONDON, (PRLM).- Meningkatnya level bahan kimia yang dikaitkan dengan kanker telah ditemukan dalam berbagai produk makanan kemasan seperti sereal, kripik, fries, dan biskuit.

Badan pengawas makanan telah mengidentifikasi peningkatan jumlah akrilamida (acrylamide) dalam 14 produk makanan yang populer di pasaran.

Bahan kimia tersebut terbentuk ketika makanan dipanggang atau digoreng pada suhu yang sangat tinggi. Para ilmuwan mengatakan bahan kimia ini berpotensi karsinogenik jika dikonsumsi secara terus menerus..

Lembaga standar makanan Inggris, seperti dilaporkan Mail Online, telah menguji 300 produk makanan untuk memahami skala permasalahannya.

Zat berbahaya itu dalam jumlah besar telah ditemukan pada keripik, termasuk sejumlah merek mahal di supermarket London.

Para produsen makanan kemasan itu menduga masalah ini disebabkan oleh cuaca buruk tahun lalu yang mengubah kadar gula dalam kentang, yang pada gilirannya menciptakan banyak akrilamida. (Aya/A-107)***

Lidi Asal Parigi Tembus Mancanegara





PANGANDARAN,(PRLM).-Banyak masyarakat yang belum menetahui manfaat lidi yang diperoleh dari pohon kelapa, kecuali hanya sebatas djadikan sebagai sapu.

Padahal dengan sedikit sentuhan yang artistik, lidi dapat diolah menjadi bahan baku kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Tidak hanya itu saja, dengan sedikit ketrampilan tangan ditambah kreatifitas seni yang tinggi, anyaman lidi bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat alas piring, alas gelas, tirai dan lainnya. Lidi yang semula hanya sebagai alat untuk meyaopu sampah, naik kelas diletakkan di atas meja makan.

Hanya saja potensi yang besar tersebut belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh warga daerah otonom baru (DOB) Kabupaten Pangandaran.

Sebagai wilayah yang berada di pesisir pantai dengan ratusan ribu pohon kelapa, ternyata potensi lidi tersebut tidak dimanfaatkan optimal. Warga masih memandang sebelah mata, nilai ekonomis lidi sehingga begitu saja menjualnya.

besarnya potensi lidi di wilayah yang baru dimekarkan dari Kabupaten Ciamis itu dapat dilihat di terminal Agrobisnis Kecamatan Parigi, Pangandaran.

Hampir setiap hari ratusan bahkan ribuan ikat sapu lidi masuk ke tempat tersebut. Sapu lidi yang dikirim oleh warga kemudian kembali diurai.

Selanjutnya lidi yang terurai tersebut dicampur dengan lainnya. Berikutnya batang-batang lidi kembali diikat menjadi sapu yang berisi antara 260 -280 batang lidi, kemudian dikirim ke pemesan yang umumnya berasal dari wilayah Solo, Yogyakarta, bahkan Bekasi.

"Sebenarnya potensi lidi sangat besar. Hanya saja kami tidak bisa memastikan waktu pengirman, sebab pasokan dari warga juga kadang tidak stabil. Selama ini memisahkan lidi dari daunnya hanya pekerjaan sampingan, di kala menunggu musim panen atau pekerjaan utama lain," ungkap Ny. Aan (44) salah seorang pengusaha sapu lidi di Terminal Agrobisnis Parigi, Jumat (19/4).

Dia mengungkapkan bahwa sampai saat ini tidak ada warga di wilayah tersebut yang memanfaatkan lidi menjadi bahan baku kerajinan tangan.

Dengan demikian lidi lebih banyak dijual dalam bentuk sapu lidi yang dijual Rp 950 per ikat, sedangkan lidi yang berwarna kuning harganya lebih mahal Rp 1.250 per ikat.

"Berdasar info dari pemesan yang umumnya menjadi perajin lidi, hasil kerajinannya untuk memenuhi permintaan ekspor ke Jepang, Hongkong maupun Singapura. Kalau sudah menjadi aneka kerajinan tangan, harganya jauh lebih mahal," tambahnya.

Aan yang bersuamikan Aep (46) mengatakan ada beberapa pengepul sapu lidi yang ada di terminal Agrobisnis Parigi. Selain dirinya, pengusaha sapu lidi lainnya adalah Hj. Isoh, dan Erwin.

Umumnya mereka menggeluti bidang tersebut sudah lebih dari lima tahun. Hanya saja di antara mereka belum nampak upaya untuk meningkatkan nilai lidi yang dijualnya.

"Selama ini saya hanya menjadi pengepul yang mendapat kiriman barang dari para ranting. Hanya saja pasokan kadang tidak rutin, sehingga tidak bisa memenuhi seluruh pesanan. Misalnya enam bulan lalu, praktis tidak ada ranting yang menyerahkan sapu lidi.
Kalau sekarang sudah mulai kembali lancar, paling tidak seminggu satu kali mengirim satu truk sapu lidi ke Solo," katanya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa lidi yang didatangkan dari Kecamatan Parigi kualitasnya lebih baik dibandingkan dari daerah lain.

Sebelum dijadikan bahan baku kerajinan tangan, lidi dipotong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki, selanjutnya dibikin bermacam bentuk atau model kerajinan tangan dari lidi.
Sebagian besar hasil kerajinan pemesan, hasil kerajinan lidi lebih banyak yang diekspor.

"Berdasarkan keterangan dari perajin, saya juga berangan-angan kapan warga Pangandaran atau Parigi bisa membuat kerajinan dari lidi. Dengan nilai jual yang mahal, tentunya dapat menambah penghasilan keluarga," ujarnya. (A-101/A-89)***

Baterai Bisa Mencas Ponsel dalam Satu Detik





CHICAGO, (PRLM).- Ponsel pintar selalu muncul dengan fitur lebih canggih dari sebelumnya, namun baterai yang memasok dayanya tetap saja ketinggalan, hingga saat ini.
Para ilmuwan di Universitas Illinois, AS telah berhasil mengembangkan baterai mikro paling kuat yang pernah dibuat, hampir 1.000 kali lebih kuat daripada baterai lithium yang ada, dan membuka jalan bagi smartphone yang bisa diisi ulang (dicas) hanya dalam waktu satu detik.

"Ini adalah cara baru untuk berpikir tentang baterai," kata pemimpin peneliti William King.
"Sebuah baterai yang dapat memberikan kekuatan jauh lebih baik dari yang pernah terpikirkan," katanya, seperti dikutip dailymail.co.uk.

"Ini adalah teknologi mikro yang bisa mengubah segalanya. Kini sumber daya ini memiliki kinerja yang tinggi," tambahnya.

Baterai mikro terbaru ini menawarkan daya dan energi, dan dengan mengutak-atik sedikit strukturnya, para peneliti bisa memperbaikinya sehingga ada kompromi yang lebih baik antara daya dan skala energi.

Seperti halnya semua baterai, mikro baterai ini memiliki dua komponen kunci, anoda (sisi minus) dan katoda (sisi positifnya).

Membuat katoda baru yang bisa mengisi dengan cepat yang dirancang oleh kelompok Profesor Paul Braun, William King dan James Pikul telah mengembangkan anoda yang cocok, dan cara baru untuk mengintegrasikan dua komponen pada skala mikro untuk membuat baterai dengan kinerja yang unggul.

Baterai ini bisa diisi ulang dan dapat mengisi 1.000 kali lebih cepat daripada teknologi pesaingnya. Secara teoritis ponsel setipis kartu kredit dapat dicas kurang dari satu detik. (Aya/A-107)***

Jumat, 19 April 2013

Terapi Bekam Kini Digemari Selebriti Hollywood


Untuk Menghilangkan Depresi

 
SURREY, (PRLM).- Saat ia berpose untuk fotografer di karpet merah, bintang Hollywood Jennifer Aniston tampil dengan pakaian rendah, dan yang mengagetkan ia memamerkan serangkaian tanda melingkar yang tidak sedap dipandang di kulit punggungnya. Rupanya itu adalah bekas pengobatan alternatif.

Namun, Aniston bukanlah yang pertama yang memiliki tanda lingkaran di punggungnya, kini banyak bintang Hollywood tengah keranjingan dengan pengobatan alternatif yang di Indonesia dikenal dengan terapi bekam ini.

Bekam atau hijamah adalah terapi Asia kuno di mana sebuah alat seperti mangkuk yang dipanaskan lalu ditempelkan ke kulit, yang menciptakan daya hisap yang bisa meningkatkan aliran darah.

Menurut para praktisi cara pengobatan ini bisa menyembuhkan segala penyakit dari mulai nyeri otot hingga selulit dan depresi.

Aktris Gwyneth Paltrow juga mengikuti tren bekam ketika ia menghadiri pemutaran film perdana pada tahun 2004 dengan bekas melingkar khas terlihat jelas di punggungnya. Selebriti lainnya adalah Victoria Beckham, bintang tenis Andy Murray juga telah menyatakan dirinya sebagai pemuja bekam yang dalam bahasa Inggris disebut cupping.

Tradisi bekam diperkirakan dimulai sejak 5.000 tahun yang lalu, terapi yang mirip akupunktur, dan didasarkan pada gagasan bahwa hisapan dari gelas menarik kulit dan memobilisasi darah dan energi ke seluruh tubuh.

'Jika seseorang mengalami stres, atau mengalami trauma fisik, energi dalam tubuh mereka bisa menjadi stagnan," papar Ian Stones, ahli akupunktur di Farnham, Surrey, dan anggota British Acupuncture Council, yang telah berlatih bekam selama enam tahun.

"Bekam memungkinkan darah dan energi untuk bergerak lagi dan menuju ke daerah yang sakit untuk memulai proses penyembuhan. Terapi ini juga cukup mujarab bagi seseorang yang terserang flu. Hisapannya dapat membantu menghentikan penetrasi dingin jauh ke dalam sistem," tambahnya seperti dikutip dailymail.co.uk. (Aya/A-147)***
 
 

Inilah Planet Alien Paling Mirip Bumi

Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Jumat, 19 April 2013 | 10:26 WIB


 
NASA
Ilustrasi planet Kepler 62f (tampak paling besar) dengan planet Kepler 62e (tampak bersinar di kanan Kepler 62f). Obyek berwarna kuning adalah bintang Kepler 62. 


WASHINGTON, KOMPAS.com — Menggunakan teleskop Kepler milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, ilmuwan menemukan planet-planet yang paling mirip dengan Bumi.

Dua planet ditemukan mengorbit bintang bernama Kepler 62, terletak di zona layak huni, wilayah yang tak terlalu panas ataupun dingin serta diduga memiliki air. Temuan dua planet tersebut dipublikasikan di jurnal Science, Kamis (18/4/2013).

"Dua planet ini adalah kandidat planet terbaik yang mungkin layak huni," kata William Borucki, pemimpin misi investigasi Kepler dari Ames Research Center, NASA.

Dua planet tersebut hanya sedikit lebih besar dari Bumi dan beberapa miliar tahun lebih tua. Planet pertama bernama Kepler 62e, 40 persen lebih besar dari Bumi dan mengorbit bintangnya selama 122 hari. Sementara planet kedua adalah Kepler 62f, 60 persen lebih besar dari Bumi dan mengorbit bintangnya selama 267 hari.

Kedua planet itu mengorbit bintang yang berusia 7 miliar tahun, berjarak 1.200 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi Lyra. Planet itu terletak pada jarak pas sehingga suhunya tak terlalu panas dan tak terlalu dingin, air bisa ditemukan dalam bentuk cair.

Ilmuwan belum mengetahui apakah permukaan kedua planet itu lebih kaya batuan atau perairan. Namun, ilmuwan beranggapan bahwa planet itu punya material yang bisa terkondensasi membentuk padatan, tetapi juga punya cairan dalam jumlah signifikan.

Justin Crepp, asisten profesor fisika dari University of Notre Dame seperti dikutip AFP, Kamis, mengatakan, "Ini adalah obyek paling mirip Bumi yang kami temukan sejauh ini."

Crepp mendeteksi keberadaan bintang Kepler 62 sekitar setahun lalu. Ia kemudian meneliti keberadaan planet yang mengelilinginya dengan metode transit, mengamati peredupan cahaya bintang akibat adanya planet yang melintas di mukanya. Meski Kepler 62e dan f dinyatakan paling mirip Bumi, masih belum diketahui apakah manusia bisa hidup di planet tersebut.

Sementara itu, terdapat planet ketiga yang diduga juga mirip Bumi, bernama Kepler 69c. Thomas Barclay dari Bay Area Environmental Research Institute di California mengatakan bahwa planet itu mungkin dekat dengan bintangnya dan panas seperti Venus.

Temuan Kepler 69c dipublikasikan di Astrophysical Journal, Kamis kemarin. Kepler 69 sendiri terletak 2.700 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus.

Dengan temuan ini, sekitar 2.700 kandidat dan planet yang telah terkonfirmasi berhasil ditemukan Kepler. Tahun 2011 lalu, Kepler juga menemukan dua planet yang diduga layak huni, bernama Kepler 22b dan Kepler 47c.

Misi Kepler diluncurkan tahun 2009, yang bertujuan mencari planet mirip Bumi sebagai calon tempat tinggal baru manusia.

Sumber : AFP
Editor : yunan

Kamis, 18 April 2013

Hentikan UN Tahun Depan

Diabaikan, Putusan MK UN Bertentangan UU Sisdiknas

 
BANDUNG, (PRLM).- Ketua Umum Persatuan Guru dan Dosen Swasta (PGDS) Republik Indonesia Drs. Sali Iskandar mengatakan UN seharusnya untuk tahun depan dihentikan. Terlebih dengan berbagai permasalahan dalam pelaksanaan UN tahun ini seolah menjadi tsunami pendidikan bagi siswa dan guru khususnya secara psikologis.

Selain itu juga mengacu dalam UU Sistem Pendidikan Nasional No 20/2003 pasal 57 dan 58 bahwa untuk meluluskan peserta didik dilakukan oleh guru. Sementara UN landasannya tidak jelas.

"Kami ingin Presiden SBY mengevaluasi kinerja Mendikbud dengan penyelenggaran UN bukan sekarang saja bermasalah. Padahal putusan MK sudah mengatakan UN sudah bertentangan tapi tetap saja pemerintah melaksanakan UN," kata Sali di Bandung, Rabu (17/4/13).

Dia mengkhawatirkan jika permintaan massa untuk meniadakan UN tidak digubris maka dapat mendatangkan gelombang protes massa yang besar. Dampaknya tidak hanya pada bidang pendidikan tapi juga sosial dan ekonomi. Meskipun begitu, dia meminta agar aspirasi massa disampaikan ke DPR hingga Presiden tanpa perlu melakukan protes besar-besaran.

"Tuntutan utama kalau pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan UN dihentikan dikhawatirkan akan ada protes besar. Kalau tidak ditanggapi bagaimana jika guru se- Indonesia mogok. Ini gawat bukan hal sepele," ujarnya. (A-208/A-88)***

Rabu, 17 April 2013

Pelabuhan Tertua Ditemukan di Mesir





KAIRO, (PRLM).- Para arkeolog telah berhasil menemukan apa yang dianggap sebagai pelabuhan tertua di dunia. Pelabuhan ini, ditemukan di pantai Laut Merah, diyakini berusia 4.500 tahun, saat Firaun Khufu, Dinasti Keempat berkuasa.

Tim percaya ini salah satu pelabuhan komersial yang paling penting dari Mesir kuno, dan akan digunakan untuk pelabuhan ekspor tembaga dan mineral lainnya dari Semenanjung Sinai. Selain itu, ditemukan pula potongan-potongan papirus kuno, yang berisi rincian menarik tentang kehidupan sehari-hari orang Mesir kuno.

Pemerintah Mesir telah mengkonfirmasi bahwa para arkeolog telah menemukan berbagai dermaga, serta koleksi jangkar batu berukir, seperti dilaporkan NBC.

Pelabuhan, yang dibangun di atas pantai Laut Merah di daerah al-Wadi Jarf, 112 km sebelah selatan dari Suez, ditemukan oleh tim dari Institut Prancis untuk Studi Arkeologi.
Pelabuhan ini dianggap 1.000 tahun lebih tua daripada struktur pelabuhan lain di dunia.

Tim juga menemukan koleksi 40 papirus yang menggambarkan kehidupan sehari-hari orang Mesir kuno selama 27 tahun pemerintahan Firaun Khufu. Khufu meninggal sekitar 2566 SM. Lembaran kuno ini mencakup rincian pengaturan untuk mendapatkan roti dan bir kepada para pekerja menuju keluar dari pelabuhan.

Menurut Menteri Barang Antik Mesir, Mohamed Ibrahim, ini adalah papirus tertua yang pernah ditemukan di Mesir. Salah satu papirus kuno menceritakan kegiatan pejabat bernama Merrer, yang terlibat dalam pembangunan Piramida Agung Giza, makam Khufu.

"Dia terutama melaporkan tentang perjalanannya ke tambang batu kapur Turah untuk mengambil bongkahan batu untuk membangun piramida. (Aya/A-147)***