Minggu, 31 Maret 2013

Tips Menghindari Diri dari Pencurian Identitas Online

Sudah Banyak Orang Jadi Korban

 
SALAH satu dari saran utama yang diberikan oleh NextAdvisor adalah bahwa orang harus mendaftar ke layanan perlindungan pencurian identitas.*  
NEW YORK, (PRLM).- Melalui situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, banyak dari kita secara terbuka berbagi informasi pribadi tentang kehidupan kita sehari-hari.

Jadi tidak mengherankan kasus pencurian identitas dengan cepat meningkat, dengan semakin banyak orang yang menjadi korban setiap tahunnya. Namun kini, seperti dilansir Mashable, ada beberapa tips berguna yang merinci bagaimana Anda dapat melindungi diri terhadap pencurian identitas secara online.

NextAdvisor telah membuat grafik yang menunjukkan beberapa tips yang bisa berguna untuk melindungi diri di dunia maya.

Beberapa sarannya adalah bahwa kita harus membuat password yang kuat, melindungi smartphone dan berhati-hati tentang informasi apa yang di-share secara online. Dari grafik juga terlihat bagaimana banyak dari kita yang masih naif membuat password yang asal-asalan, ironisnya kata "password" masih menjadi salah satu password paling populer di internet.

Banyak dari kita menggunakan smartphone untuk dapat mengakses rekening bank dan situs jejaring sosial, namun 62 persen pemilik smartphone tidak menggunakan password untuk akses ke perangkat itu. Ini berarti pemilik smartphone memiliki tingkat yang lebih tinggi sepertiga dari masyarakat umum menjadi korban pencurian identitas.

Dari angka-angka juga terungkap bahwa 68 persen dari orang-orang dengan profil publik di situs jejaring sosial berbagi informasi ulang tahun, sementara 18 persen berbagi nomor telepon mereka.

Salah satu dari saran utama yang diberikan oleh NextAdvisor adalah bahwa orang harus mendaftar ke layanan perlindungan pencurian identitas dan untuk secara teratur memonitor kredit Anda. (Aya/A-147)***





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar