Rabu, 23 April 2008

Pelajaran Bahasa Indonesia (EYD angka dan lambang bilangan)

I. Angka dan Lambang Bilangan

1. Angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor. Di dalam tulisan lazim digunakan angka Arab atau angka Romawi.
Angka Arab: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Angka Romawi: I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X, L (50), C (100), D (500), M (1000) (5.000), dan  (1.000.000)
Pemakaian diatur lebih lanjut seperti berikut.

2. Angka digunakan untuk menyatakan (i) ukuran panjang, berat, luas, dan isi, (ii) satuan waktu , (iii) nilai uang, (iv) kuantitas.
Misalnya:
0,5 sentimeter
5 kilometer
4 meter persegi
10 liter
Rp5.000,00
US$3.50*
$5.10*
¥100
2.000 rupiah
1 jam 20 menit
pukul 15.00
tahun 1928
17 Agustus 1945
50 dolar Amerika
10 paun Inggris
100 yen
10 persen
27 orang
* Tanda titik di sini merupakan tanda desimal

3. Angka lazim dipakai untuk melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, atau kamar pada alamat.
Misalnya:
Jalan Cikutra I No. 20
Hotel Indonesia, Kamar 220

4. Angka digunakan juga untuk menomori bagian karangan dan ayat kitab suci.
Misalnya:
Bab X, Pasal 5, halaman 229
Surah Yasin: 8

5. Penulisan lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut.
a. Bilangan utuh
Misalnya:
dua belas 12
dua puluh dua 22
dua ratus dua puluh dua 222

b. Bilangan pecahan
setengah ½
tiga perempat ¾
seperenam belas 1/16
tiga dua pertiga 3 2/3
seperseratus 1/100
satu persen 1%
satu permil 1‰
satu dua persepuluh 1,2

6. Penulisan lambang bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara berikut.
Misalnya:
Paku Buwono X
Paku Buwono ke-10

Bab II
Bab ke-2
Bab kedua
Abad XX
Abad ke-20
Abad kedua puluh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar