Rabu, 10 April 2013

PSDAP Cianjur, "Perlu Pembuktian dan Studi Lanjut Soal Kabar Emas"

Situs Gunung Padang



SITUS Megalitikum Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kec. Campaka, Kab. Cianjur yang dibanjiri pengunjung. Bagi sejumlah masyarakat Cianjur meyakini ada kandungan emas di Gunung Padang. Namun, peneliti melakukan penelitian hanya ingin mengetahui misteri peradaban dari situs bersejarah tersebut.*


CIANJUR, (PRLM).- Maraknya kabar terdapat kandungan emas di Situs Megalitikum Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur menyusul situs bersejarah tersebut menjadi obyek penelitian masih dipertanyakan. Pasalnya, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP) Kabupaten Cianjur hingga belum bisa memastikan sinyalemen adanya potensi kandungan emas di Gunung Padang.

Kepala Seksi Data Potensi Pertambangan dan Sumber Daya Energi Dinas PSDAP Kabupaten Cianjur, Haris Firmansyah saat ditemui "PRLM", Selasa (9/4/13) di kantornya Jalan Adi Sucipta, CIanjur mengatakan pihaknya belum bisa memastikan ada atau tidaknya kandungan emas di situs megalitikum Gunung Padang, meskipun memang lokasinya berdekatan dengan tambang emas Gunung Rosa.

"Itu baru kabar saja. Belum ada pembuktian yang jelas, karena hingga saat ini Dinas PSDAP tidak pernah melakukan upaya eksplorasi (penelitian) menyangkut kandungan emas di situs tersebut," tuturnya.

Jika dilihat dari lokasinya, kata Haris, memang berdekatan dengan tambang emas Gunung Rosa. Tapi tidak otomatis juga situs Gunung Padang mengandung emas. "Perlu adanya upaya eksplorasi dan studi lebih lanjut untuk mengetahuinya," katanya.

Lebih Lanjut Haris mengatakan secara teknis, lokasi-lokasi yang disinyalir mengandung emas itu biasanya berpola urat. Artinya, antara satu lokasi dengan lokasi lainnya berada dalam satu jalur.

"Kami belum melihat adanya pola urat antara tambang emas Gunung Rosa dan situs Gunung Padang. Tapi nanti akan kami coba konfirmasi ke pihak PT CKP (Cikondang Kencana Prima), selaku pemegang KP (kuasa penambangan) tambang emas Gunung Rosa untuk melihat detail pemetaan eksplorasi wilayah yang mengandung emas," tuturya. (A-186/A_88)***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar