Rabu, 04 Juni 2008

Danny Pamitan, Warga Terharu


GUBERNUR Jawa Barat Danny Setiawan beserta keluarga bersalaman dengan warga sekitar rumah dinas gubernur di Gedung Pakuan Jln Otto Iskandar Dinata Bandung, Selasa (3/6). Silaturahmi sekaligus perpisahan keluarga Gubernur ini berlangsung dalam suasana hangat setelah selama lima tahun berinteraksi dengan warga sekitar.* M. GELORA SAPTA/"PR"



BANDUNG, (PR).-
Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan berpamitan kepada warga sekitar Gedung Pakuan, Jln. Oto Iskandar Dinata, Selasa (3/6). Suasana haru muncul saat warga mendoakan Danny dan keluarga yang akan lengser dari jabatannya 13 Juni mendatang. Warga tak kuasa membendung air matanya.

Danny mengungkapkan terlalu banyak kenangan yang tidak mudah ia lupakan. Apalagi, menurut dia, selama ini dia dan keluarga lebih sering menghabiskan waktu di rumah dinasnya itu daripada di rumahnya sendiri, Jalan Anggrek Bandung.

Selama menjabat sebagai orang nomor satu di Jabar, Danny mengaku tidak melakukan perubahan apa pun terhadap Gedung Pakuan. "Saya hanya menambah keasrian, baik di depan maupun di belakang rumah ini. Di belakang rumah sepanjang masjid, istri saya menanam tanaman obat keluarga (TOGA). Jika ada pertemuan-pertemuan, saya tunjukkan kepada ibu-ibu agar bisa ditiru di rumah masing-masing," tutur Danny.

Dalam wawancara santai dengan para wartawan itu, Danny menampik kesan angker seperti yang dikabarkan banyak orang. "Selama lima tahun saya tinggal di sini, saya belum pernah berkomunikasi dengan penghuni," katanya yang disambut tawa para wartawan.

Sementara itu, Uu Rukmana beserta tokoh Jabar lain berencana mengadakan "Peuting Geugeut Katineung" untuk melepas Danny Setiawan-Nu`man Abdul Hakim. Dalam acara tersebut, Uu akan menyerahkan penghargaan sebagai rasa terima kasih masyarakat atas pengabdian Danny-Nu`man. Acara ini akan dilangsungkan 5 Juni 2008 pukul 19.00 di Hotel Horison, Bandung, dengan 500 undangan. (CA-167)***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar