Selasa, 24 Juni 2008

PON XVII

Uji Coba Sarana Mundur Lagi


KOMPAS/AMBROSIUS HARTO / Kompas Images
Pemasangan tartan pada sintelban Stadion Utama Kaltim, Samarinda, hingga Kamis (19/6) belum selesai. Akibatnya, sarana untuk Pekan Olahraga Nasional XVII itu batal dicoba sesuai jadwal 17-19 Juni, padahal pembukaan tanggal 5 Juli.



Selasa, 24 Juni 2008 | 03:00 WIB

Samarinda, Kompas - Panitia Besar Olahraga Nasional XVII di Kalimantan Timur lagi-lagi mengundurkan waktu uji coba sarana bertanding sebab alat-alat belum tiba. Uji coba awalnya dilangsungkan 17-19 Juni, lalu diundur ke 24 Juni dan lagi-lagi diundur ke 26 Juni atau sembilan hari menjelang pembukaan PON XVII pada tanggal 5 Juli.

”Kami ingin sesuai jadwal, tetapi ternyata tidak bisa,” kata Wakil Ketua Harian PB PON XVII Hermain Okol, Senin (23/6) di Samarinda, Kaltim. Meja biliar untuk Tarakan baru tiba 24 Juni. Panel sentuh dan papan nilai untuk kolam renang di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, baru dipasang 26 Juni.

Matras untuk judo dan dansa juga belum tiba. Pelapisan tartan atau karet sintetis pada arena atletik Stadion Utama Kaltim, Samarinda, pun belum selesai. Namun, ada sarana yang sudah dicoba, misalnya kolam renang di Kabupaten Berau. ”Perenang Jawa Timur dan Jakarta yang sudah mencoba,” kata Hermain. Ia mengatakan, uji coba akan dilakukan atlet tuan rumah disaksikan delegasi teknis, panitia pelaksana, dan wasit.

Pengalihan rute

Selama penyelenggaraan PON XVII, kendaraan warga tujuan Samarinda dan kawasan utara kota itu yang akan melintasi jembatan Sungai Mahakam harus memutar sekitar 50 kilometer lewat sarana penghubung serupa di Tenggarong.

Menyinggung pengalihan rute, Gubernur Kaltim, sekaligus Ketua Umum PB PON, Yurnalis Ngayoh mengatakan, jembatan Mahakam di Samarinda akan diprioritaskan bagi kendaraan atlet, tetapi itu tak berlaku mutlak.

Bila tak ingin memutar, pemerintah menyediakan dua kapal feri dan perahu cepat untuk angkutan dari Samarinda seberang ke Samarinda kota dan sebaliknya. Jika ingin naik feri dari Dermaga Loa Janan. Bila naik perahu dari dermaga Pasar Pagi, depan kantor Gubernur Kaltim, dan di samping Jembatan Mahakam.

Menurut Yurnalis, pengalihan dilakukan akibat sarana penghubung kawasan seberang dan kota cuma satu, yakni Jembatan Mahakam. Jembatan Mahakam Ulu, yang dibangun dekat sarana lama, tak selesai saat PON sebab beberapa kali ditabrak ponton atau sampan pengangkut batu bara.

Padahal, di kawasan seberang ada Kompleks Stadion Utama Kaltim tempat pembukaan dan penutupan PON serta pertandingan beberapa cabang olahraga. Selain itu, ada juga Sirkuit Kalan dan SMA Negeri 10 Melati. Ada sepuluh cabang olahraga yang dipertandingkan di seberang, antara lain atletik, bulu tangkis, sepatu roda, bisbol, sofbol, dansa, bermotor, loncat indah, kempo, dan sepak bola. Di kota ada Kompleks Stadion Madya Sempaja, Kompleks Stadion Segiri, GOR Universitas Mulawarman, dan Hotel Bumi Senyiur. Ada 11 cabang yang dipertandingkan di kawasan ini, di antaranya anggar dan basket. (BRO)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar